Fakfak – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Fakfak, Papua Barat menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dan Training Off Trainer (TOT) terhadap Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Distrik (PPD) se Kabupaten Fakfak di Gedung Auditorium Politeknik Fakfak, Jumat (26/1/2024).

Ketua KPU Kabupaten Fakfak, Hendra Joenanddy Crisye Talla mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk  pemantapan pelaksanaan tahapan pemungutan, penghitungan dan rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara serta penggunaan aplikasi Sirekap.

“Perlu adanya bimtek untuk memperkuat kinerja PPD dan PPS dalam melaksanakan fungsi dan tugas mereka ke tingkat paling bawah yaitu KPPS, pada prinsipnya tetap patuhi aturan,” ujar Hendra.

Hendra berharap adanya Bimbtek dan TOT ini para petugas PPS dan PPD dapat memahami tugas pokoknya dalam menjalankan pemungutan suara pada Pemilu 2024.

“”Kegiatan ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu, Pasal 51 sampai Pasal 58 yang mengatur tugas fungsi anggota PPD dan PKPU Nomor 25 Tahun 2023,” jelasnya.

Sebagai penyelenggara Pemilu, sambung Hendra, perlu melakukan persiapan-persiapan tentang tugas pemungutan dan perhitungan suara yang dilakukan KPPS saat bertugas di tempat pemungutan suara (TPS).

“Pelaksanaan perhitungan suara tertuang dalam Bab 3 pasal 6 sampai Pasal 9 UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017 tentang persiapan pemungutan suara pada keseluruhan mulai dari persiapan TPS sampai dengan akhir rekapan di TPS,” ujarnya.

Ditambahkannya, salah satu tugas PPD, PPS dan KPPS yaitu membagikan undangan kepada para pemilih. Apabila tidak dilaksanakan maka akan mendapat sanksi sesuai Pasal 533 UU Pemilu.  (pr)