Fakfak – Pelatihan pembuatan dan formulasi produk turunan pala Tomandin asli Fakfak dengan sasaran kelompok binaan Kampung Patimburak, Perwasak dan Pangwadar digelar selama 3 hari di Kantor Dinas Perkebunan Fakfak mulai Rabu 6 Maret hingga 8 Maret 2024.

Hadir dalam acara ini perwakilan Kaleka, Senior Konsultan Kaleka Ir. Rahim Patamasya, M.Si, Plt. Kadis Perkebunan Fakfak dan Narasumber dari Cielofood Bogor Saleh Brik Zubaidi dan Jamal, perwakilan DWP Kab. Fakfak dan kelompok pekebun dari 3 kampung. Fokus pelatihan pada pembuatan sirup, sari buah dan manisan pala.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati yang juga Ketua Sub Pokja III Wewowo Lestari menangani komoditas dan pasar menyampaikan bahwa produk hilirisasi sektor Perkebunan sudah semestinya di genjot terutama produk pala untuk memberikan nilai tambah pendapatan masyarakat. Sehingga pelatihan ini, tidak sekedar hanya mengikuti sebagai peserta namun harapannya setelah Kembali ke kampung sudah harus ada produk yang diolah dan di jual. Minimal di konsumsi oleh Masyarakat di sekitarnya.

“Saya yakin dan percaya di antara peserta sudah pernah mengolah pala menjadi produk yang di konsumsi seperti sambal pala, manisan, sirup dan lain-lain,” kata Widhi.

Malalui pelatihan ini, Widhi berharap akan semakin memberikan motivasi, semangat dan mampu menambah kapasitas kelompok untuk bisa mengolah produk turunan Pala secara baik dengan begitu dapat menciptakan produk-produk yang higienes dan berkualitas untuk mendukung ekonomi lokal.

“Apalagi Pala ini sudah menjadi bagian dari kita di Fakfak dan bagian dari melestarikan kekayaan budaya dan tradisional yang terkandung di dalam Pala Tomandin Fakfak. Bahkan dengan mengolah pala banyak sekali produk turunan yang dapat di olah menjadi produk yang dikonsumsi dan bernilai ekonomis,” ujarnya.

Mudah-mudahan kapasitas kelompok yang dilatih dalam pembuatan produk dapat meningkatkan dan memperdalam pemahaman bisnis dalam kelompok masing-masing,” harapannya.

Yayasan Kaleka di wakili oleh Ir. Rahim Patamasya, menyampaikan, pelatihan yang dilakukan merupakan bentuk dukungan terhadap kelompok binaan Yayasan Kaleka pada 3 kampung lokus binaan, sehingga telah diprogramkan agar benar-benar kelompok binaan lebih produk yang tidak saja di hulu namun di hilir pun dapat memberikan manfaat bagi Masyarakat pekebun. Oleh karena itu, diharapkan kelompok yang di bina harus pro aktif dan bisa langsung praktek aktif.

Sementara instruktur dari Cielofood Bogor Saleh Brik Zubaidi yang di suport oleh Yayasan Kaleka berharap agar hasil pelatihan tidak sekedar di pahami tapi minimal ada produk yang bisa di konsumsi oleh Masyarakat seperti Es Pala saat ini disukai sebagai produk alami dan sehat. (pr)