Nabire – Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) Koops TNI Papua berhasil menguasai markas Organisasi Papua Merdeka (OPM) di wilayah Kepala Air, Nabarua Atas, Kampung Kaliharapan, Kabupaten Nabire, Papua Tengah.

Dalam operasi yang berlangsung pada Minggu (1/3/2026) itu, kelompok bersenjata pimpinan Daniel Aibon Kogoya terpaksa mundur ke hutan setelah terdesak dalam kontak tembak.

Kepala Penerangan Koops TNI Papua, Letkol Inf Wirya Arthadiguna, menjelaskan bahwa operasi patroli gabungan yang dimulai sejak pukul 10.00 WIT tersebut menyasar basis pergerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dari Komando Daerah Pertahanan (Kodap) III Ndugama.

“Tim patroli gabungan berhasil melakukan penyergapan terhadap kelompok pimpinan Daniel Aibon Kogoya dan menguasai markas mereka,” ujar Wirya dalam keterangan resmi, Rabu (4/3/2026) dikutip nabirenews.

Dari penguasaan markas yang diduga menjadi tempat penyimpanan logistik tersebut, aparat TNI mengamankan ratusan butir amunisi berbagai kaliber dan sepuluh magazen senjata laras panjang.

Selain itu, petugas juga menyita lima unit handy talky (HT), 12 telepon genggam, serta uang tunai senilai Rp79,7 juta yang diduga digunakan untuk membiayai operasional kelompok bersenjata.

Keberhasilan operasi ini disebut akan mempersempit ruang gerak kelompok pimpinan Aibon Kogoya di wilayah Nabire dan sekitarnya.

“Kehilangan basis serta perlengkapan utama menunjukkan melemahnya kemampuan kelompok tersebut,” tegas Wirya.

Koops TNI Papua memastikan operasi patroli dan pengamanan wilayah akan terus digencarkan untuk menjaga stabilitas keamanan di Papua Tengah. (nn/pr)