Teminabuan — Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 807/MNM menggelar panen raya jagung di Marshalling Area KNPI Yonif TP 807/MNM, Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, Senin (2/3/2026).

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendorong swasembada pangan di daerah tersebut.

Panen dilakukan di lahan seluas hampir empat hektar dengan total produksi sekitar 15 ton jagung. Komoditas yang dipanen merupakan jagung hibrida varietas Bisi-18 yang ditanam pada November 2025 menggunakan sekitar 30 kilogram benih.

Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sorong Selatan, pemilik hak ulayat, para kepala kampung, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta prajurit Yonif TP 807/MNM.

Bupati Sorong Selatan, Petronela Krenak, bersama Wakil Bupati Yohan Bodory turut memetik jagung dan mencoba mesin pemipil. Keduanya mengenakan caping dan sarung tangan saat berada di lokasi panen.

Petronela menegaskan, lahan yang dikelola pemerintah bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Tanah ini ditanam dan hasilnya untuk masyarakat,” ujar Petronela di sela kegiatan panen.

Ia juga memaparkan rencana pembukaan lahan cetak sawah di lima distrik dengan total luasan sekitar 5.000 hektar pada 2026.

Pemerintah daerah, kata dia, mengajak masyarakat mendukung program swasembada pangan dengan menyerahkan lahan untuk dikelola bersama.

Menurut Petronela, pemerintah tidak akan mengambil alih kepemilikan tanah warga. “Lahan tetap menjadi milik masyarakat. Pemerintah hanya membantu menyediakan alat dan sarana pendukung,” katanya.

Bupati meminta para kepala distrik bersama dinas teknis terkait melakukan sosialisasi dan pelatihan pertanian hingga ke kampung-kampung.

Pelatihan tersebut mencakup teknik budidaya tanaman pangan dan buah-buahan agar masyarakat mampu mengelola lahan secara mandiri dan berkelanjutan.

Usai panen, Petronela menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto atas penempatan Yonif TP 807/MNM di Sorong Selatan guna mendukung program swasembada pangan.

Ia berharap kolaborasi antara Dinas Pertanian dan Yonif TP 807/MNM terus diperkuat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (cr-10/pr)