Fakfak — Pemerintah dan masyarakat Distrik Bomberai memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-21 pada 15 Februari 2026 dengan semangat kebersamaan dan komitmen memperkuat pembangunan di berbagai sektor.

Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, dalam sambutannya mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan usia ke-21 sebagai momentum refleksi sekaligus penguatan sinergi antara pemerintah dan warga.

“Kita panjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Baik, karena pada hari ini kita semua dapat hadir bersama dalam suasana penuh sukacita memperingati HUT ke-21 Distrik Bomberai,” ujar Samaun.

Menurutnya 21 tahun bukanlah perjalanan yang singkat. Sejak dimekarkan, Bomberai telah melewati berbagai tantangan dan dinamika pembangunan. Namun, berkat kerja keras dan semangat gotong royong, distrik tersebut terus menunjukkan perkembangan yang membanggakan.

“Dua puluh satu tahun adalah perjalanan panjang yang sarat tantangan. Semua itu dapat kita lalui karena adanya kebersamaan dan komitmen masyarakat dalam membangun daerah ini,” katanya.

Samaun menilai, kemajuan Bomberai terlihat dari pembangunan infrastruktur yang terus bertahap, peningkatan pelayanan pemerintahan di tingkat distrik dan kampung, serta kehidupan sosial masyarakat yang semakin tertata.

Atas nama Pemerintah Kabupaten Fakfak, Bupati Samaun menyampaikan apresiasi kepada para pendahulu, kepala distrik, kepala kampung, tokoh adat, tokoh agama, serta seluruh masyarakat yang telah berkontribusi membangun Bomberai.

“Saya menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya kepada semua pihak yang telah bekerja keras membangun distrik ini. Semangat gotong royong dan kebersamaan harus terus kita jaga,” ujarnya.

Ia berharap, peringatan HUT ke-21 tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, melainkan menjadi tonggak untuk memantapkan arah pembangunan yang lebih terencana, berkelanjutan, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Momentum ini harus kita jadikan titik tolak untuk melangkah lebih maju, memperkuat pelayanan publik, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Bomberai,” kata Samaun. (st/pr)