Manokwari – Dalam rangka mendukung pelaksanaan ibadah haji tahun 2025 atau 1446 Hijriah, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan memastikan seluruh calon jemaah haji asal Kabupaten Manokwari telah terdaftar aktif dalam Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Kebijakan ini merupakan implementasi dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2022 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program JKN.

Sebanyak 162 calon jemaah haji dari wilayah Manokwari kini dipastikan telah memenuhi salah satu syarat administratif utama dalam keberangkatan haji, yakni keaktifan dalam program JKN.

Kepala Bagian Mutu Layanan Kepesertaan BPJS Kesehatan, Ria Pasauran, mengungkapkan bahwa langkah ini bertujuan memberikan perlindungan kesehatan secara menyeluruh, baik bagi jemaah maupun petugas haji.

“BPJS Kesehatan terus memberikan edukasi kepada calon jemaah dan petugas haji mengenai pentingnya menjadi peserta aktif JKN. Dengan keaktifan ini, jemaah tak perlu khawatir terhadap pembiayaan layanan kesehatan menjelang keberangkatan maupun sepulang dari Tanah Suci,” ujar Ria dalam keterangannya di Manokwari.

Ria juga menambahkan bahwa penggunaan aplikasi Mobile JKN sangat membantu jemaah dalam mengakses informasi kesehatan, termasuk riwayat pengobatan yang mungkin diperlukan selama berada di luar negeri.

“Persyaratan ini tidak menghambat proses administrasi, namun menjadi penentu dalam hal penjaminan biaya layanan kesehatan. Kami ingin program ini benar-benar memberi manfaat, baik bagi jemaah maupun keluarga yang ditinggalkan,” imbuhnya.

Dukungan atas kebijakan ini juga datang dari Kementerian Agama Kabupaten Manokwari. Kepala Seksi Urusan Haji dan Umrah, H. Abdul Safar Ollong, S.H., menyampaikan bahwa pihaknya telah mengimbau seluruh calon jemaah untuk memastikan status keaktifan JKN mereka.

“Kami arahkan yang belum aktif untuk segera mengurusnya ke Kantor BPJS Kesehatan. Ini penting agar jemaah dapat menjalankan ibadah dengan tenang dan aman secara kesehatan,” ujar Abdul Safar.

Ia pun berharap seluruh jemaah dapat menunaikan rukun Islam kelima ini dengan lancar serta kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan membawa dampak positif bagi lingkungan sosial mereka.

“Semoga seluruh jemaah mendapatkan haji yang mabrur dan membawa perubahan baik dalam kehidupan bermasyarakat,” tutupnya. (jw/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: