Manokwari — Pembangunan Terminal Ransiki di Kabupaten Manokwari Selatan, Provinsi Papua Barat, telah mencapai 100 persen dan siap diresmikan pada tahun 2025.

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Perhubungan Papua Barat, Alberth Nakoh, saat dikonfirmasi wartawan pada Jumat (9/5/2025).

“Secara struktur utama, terminal sudah rampung sepenuhnya. Namun, tahun ini kami masih melanjutkan beberapa pekerjaan tambahan seperti interior, pagar, serta pembangunan rumah jaga,” ujar Nakoh.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Papua Barat melalui Dinas Perhubungan mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar pada tahun anggaran 2025. Dana tersebut bersumber dari Dana Transfer Infrastruktur (DTI) dan digunakan untuk penyempurnaan sejumlah fasilitas pendukung terminal.

“Anggaran ini dialokasikan untuk pengaspalan lingkungan terminal, penyelesaian interior bangunan, pembangunan rumah jaga, pagar pembatas, serta fasilitas pendukung lainnya,” jelasnya.

Terminal Ransiki merupakan salah satu proyek strategis daerah yang bertujuan memperkuat konektivitas transportasi darat di wilayah selatan Papua Barat. Keberadaannya diharapkan meningkatkan pelayanan transportasi, memperlancar distribusi barang dan penumpang, serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

“Target kami, seluruh pekerjaan tambahan rampung tahun ini sehingga Terminal Ransiki bisa segera diresmikan dan difungsikan secara optimal,” pungkas Nakoh.

Dinas Perhubungan memastikan seluruh tahapan pembangunan mengacu pada standar teknis nasional dengan memperhatikan aspek keselamatan, kenyamanan, dan keberlanjutan. (jw/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: