Fakfak – Jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Imanuel Fakfak mengikuti ibadah Minggu dengan khidmat, Minggu, 11 Mei 2025, pukul 06.00 WIT.
Ibadah dipimpin oleh Pdt. FD. Maspaitela, S.Si., dengan tema sentral “Kebangkitan Yesus, Dasar Kebangkitan Penyembah-penyembah benar”, sebagaimana ditetapkan oleh Sinode GKI di Tanah Papua.
Khotbah diambil dari bacaan Yohanes 20:24–29 yang mengisahkan tentang Yesus menampakkan diri kepada Thomas.
Dalam pesannya, Pdt. Maspaitela menekankan bahwa keraguan Thomas mencerminkan banyak orang masa kini yang bergumul antara harapan dan ketidakpercayaan.
“Jangan jauh dari Tuhan dan jangan meremehkan ibadah, karena kita bisa kehilangan momen penting dalam persekutuan,” ujarnya.
Ia mengutip 1 Timotius 4:7–8 yang menegaskan pentingnya melatih diri dalam beribadah, karena ibadah bermanfaat dalam segala hal, baik untuk hidup sekarang maupun hidup yang akan datang.
Pdt. Maspaitela menyoroti bagaimana Yesus secara khusus mendatangi Thomas untuk memulihkan imannya.
Ia menjelaskan bahwa kebangkitan Yesus bukan hanya membuktikan kuasa-Nya, tetapi juga menjadi dasar bagi kebangkitan para penyembah sejati.
“Kita diutus bukan hanya untuk percaya, tetapi juga untuk membawa pengampunan dan memperkuat iman,” katanya.
Mengakhiri khotbah, ia menyampaikan empat poin utama: tidak meragukan kuasa Tuhan, tetap berada dalam persekutuan, jujur kepada Tuhan dengan segala keraguan, serta berseru kepada-Nya seperti Thomas yang berkata, “Ya Tuhanku dan Allahku!” (Salmon Teriraun)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:















Tinggalkan Balasan