Fakfak – Jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Imanuel Fakfak menggelar ibadah peringatan Hari Kenaikan Yesus Kristus, Kamis (29/5/2025) pukul 09.00 WIT.
Ibadah berlangsung khidmat dengan tema “Yesus Terangkat ke Sorga” yang diambil dari Injil Markus 16:9–20.
Ibadah dipimpin Pendeta Frangki Paksoal, S.Th, yang menegaskan peristiwa kenaikan Yesus ke surga bukan sekadar penutup pelayanan-Nya di bumi, melainkan menjadi awal dari misi gereja untuk meneruskan karya keselamatan Allah.
“Kenaikan Yesus bukanlah akhir, melainkan permulaan dari panggilan kita sebagai gereja untuk bersaksi di dunia,” ujar Pendeta Frangki dalam khotbahnya.
Dalam Injil Markus, dijelaskan selama 40 hari setelah kebangkitan-Nya, Yesus menampakkan diri kepada para murid.
Penampakan tersebut bukan sekadar simbolik, tetapi nyata dan penuh kuasa. Ia berbicara, mengajar, bahkan makan bersama mereka.
Namun, dalam ayat 14, disebutkan bahwa Yesus menegur keraguan para murid yang masih belum percaya.
“Keraguan sering kali menjadi penghalang bagi iman dan ketaatan,” kata Pendeta Frangki. “Padahal mereka telah menyaksikan mukjizat demi mukjizat.”
Sebelum naik ke surga, Yesus memberikan sejumlah kuasa kepada para murid, termasuk kuasa untuk mengusir roh jahat dan memberitakan Injil ke seluruh dunia. Pesan ini kembali ditekankan sebagai panggilan bagi umat percaya masa kini.
“Sebagai orang percaya, kita tak perlu gentar menghadapi kegelapan atau tantangan hidup. Kuasa dalam nama Yesus jauh lebih besar daripada kuasa kejahatan,” tuturnya.
Perayaan kenaikan ini mengingatkan jemaat akan pentingnya memperkuat iman dan menjalankan panggilan untuk menjadi terang dan garam bagi dunia, sesuai amanat agung yang ditinggalkan Yesus Kristus.
(Reporter/Editor: Salmon Teriraun)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:















Tinggalkan Balasan