Kolaborasi Strategis untuk Penguatan RPJMD dan Inovasi Daerah

Malang – Universitas Merdeka (Unmer) Malang menjalin kemitraan strategis dengan Pemerintah Kabupaten Fakfak melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) hari ini.

Kesepakatan yang diteken Rektor Unmer Malang, Dr. Prihat Assih, dan Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, ini bertujuan memperkuat pembangunan daerah lewat Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Dalam sambutannya, Prihat Assih menegaskan komitmen kampusnya dalam mendorong kemajuan Fakfak melalui penelitian dan inovasi.

“Kolaborasi ini adalah wujud nyata transfer ilmu sekaligus solusi konkret untuk pembangunan berkelanjutan,” ujarnya di Aula Gedung Rektorat Unmer.

Bupati Samaun Dahlan menyambut antusias, menyebut kerja sama ini sebagai game changer bagi peningkatan kapasitas daerah.

“Fakfak butuh terobosan di bidang teknologi dan perencanaan pembangunan. Unmer mitra ideal untuk mewujudkannya,” tegasnya.

MoU tersebut mencakup pengembangan ilmu pengetahuan, riset terapan, dan pendampingan penyusunan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Fakfak 2025-2029.

Sebagai tindak lanjut, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Fakfak dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Unmer juga menandatangani Nota Kesepakatan (MoU).

Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Fakfak, Abdul Razak Rengen, menekankan pentingnya dokumen RPJMD yang berbasis data dan partisipatif.

“Dukungan ahli dari Unmer akan memastikan perencanaan yang presisi dan berorientasi hasil,” jelasnya.

Kepala LPPM Unmer, Prof. Boge Triatmanto, menjanjikan pendekatan bottom-up dalam penyusunan RPJMD.

“Kami akan libatkan stakeholder lokal agar kebijakan yang dihasilkan tepat sasaran,” imbuhnya.

Kolaborasi ini diharapkan tidak hanya menyelesaikan proyek percontohan, tetapi juga menciptakan ekosistem inovasi di Fakfak.

“Target kami, riset Unmer bisa mendorong kemandirian ekonomi daerah, mulai dari pengolahan sumber daya alam hingga pemberdayaan UMKM,” pungkas Prihat Assih.

Dengan semangat link and match antara akademisi dan pemerintah, sinergi ini diprediksi menjadi model kerja sama kampus-daerah yang replicable di wilayah Indonesia Timur.

(Reporter/Editor: Salmon Teriraun)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: