Fakfak — Komitmen mendukung kemajuan pendidikan di wilayah pedalaman kembali ditunjukkan oleh masyarakat adat di Distrik Mbahamdandara, Kabupaten Fakfak.

Salah satu tokoh adat setempat, Musa Muri, secara resmi menyerahkan sebidang tanah adat seluas 100.000 meter persegi kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak untuk digunakan sebagai lokasi pembangunan Sekolah Rakyat.

Penyerahan ini ditandai dengan penandatanganan Surat Pernyataan Pelepasan Hak Atas Tanah Wilayah/Adat oleh Musa Muri di hadapan saksi-saksi dari masyarakat adat dan perwakilan pemerintah.

Tanah yang berlokasi di Kampung Goras Selatan ini berbatasan dengan tanah adat keluarga Muri di sebelah utara, gunung di timur, sekolah (SMP) di selatan, dan jalan di sebelah barat.

Dalam surat pernyataan tersebut, Musa Muri yang berusia 85 tahun, menyatakan bahwa pelepasan tanah ini dilakukan secara sukarela tanpa paksaan, dan tidak akan menuntut kembali hak atas tanah yang telah diserahkan.

Ia juga menegaskan bahwa pelepasan ini ditujukan sepenuhnya untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat yang merupakan bagian dari program strategis nasional.

“Tanah ini benar-benar milik saya dan tidak dalam sengketa ataupun agunan. Saya menyerahkan sepenuhnya untuk pembangunan Sekolah Rakyat,” tegas Musa dalam surat pernyataannya.

Proses pelepasan hak atas tanah tersebut turut disaksikan oleh berbagai tokoh adat, termasuk Kepala Suku Mbaham, Salmon Tanggareri, serta 13 tokoh masyarakat lainnya. Penyerahan juga diterima secara resmi oleh perwakilan Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Fakfak, Mahmud Labiran, S.Sos., MM.

Sementara itu, Kepala Kampung Goras Selatan, Ajid Meram, dalam Surat Keterangan Bukti Kepemilikan Tanah Adat, membenarkan status kepemilikan tanah atas nama Musa Muri dan menyatakan bahwa lokasi tersebut telah ditinjau pada 3 April 2025.

Pemerintah distrik melalui Plt. Kepala Distrik Mbahamdandara, Hirdin Heremba, S.HI, turut memberikan pengesahan terhadap seluruh dokumen yang berkaitan dengan proses ini.

Langkah ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara masyarakat adat dan pemerintah dalam mendukung program prioritas nasional di bidang pendidikan.

Pembangunan Sekolah Rakyat diharapkan dapat meningkatkan akses dan kualitas pendidikan bagi anak-anak di wilayah pedalaman Papua Barat.

Pemerintah Kabupaten Fakfak menyampaikan apresiasi atas kontribusi Musa Muri dan seluruh masyarakat adat Kampung Goras Selatan yang telah menunjukkan kepedulian besar terhadap masa depan generasi muda. Proses pembangunan sekolah direncanakan segera dimulai setelah seluruh tahapan administrasi dan legalitas diselesaikan.

Reporter/Editor: Salmon Teriraun

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: