Fakfak — Polres Fakfak menegaskan komitmennya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat melalui pendekatan humanis serta sinergi lintas elemen, terutama menjelang momen akhir tahun yang dinilai memiliki potensi kerawanan lebih tinggi.

Penegasan tersebut disampaikan Kasubag Dal Ops Polres Fakfak IPTU Jhony Ady P. Bonay yang mewakili Kapolres Fakfak dalam Prosesi Adat Wewowo di Gedung Winder Tuare, Jumat (29/11/2025).

Dalam paparan berjudul “Menjaga, Melindungi, dan Mengayomi Masyarakat dalam Menguatkan Kamtibmas”, Jhony Bonay menekankan bahwa Polri tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, melainkan juga mitra masyarakat dalam membangun lingkungan yang tertib dan harmonis.

“Keamanan Fakfak adalah tanggung jawab bersama. Polri ingin hadir dengan cara yang humanis, membangun dialog, dan berkolaborasi dengan tokoh adat, tokoh agama, serta pemerintah,” ujar Jhony.

Ia mengajak masyarakat memperkuat komunikasi, tidak mudah terprovokasi, serta segera melaporkan setiap potensi kerawanan di lingkungan masing-masing. Menurut dia, kolaborasi yang solid akan mencegah gangguan keamanan sosial sejak dini.

Polres Fakfak juga menekankan pentingnya deteksi dini, patroli terpadu, dan koordinasi intensif dengan tokoh lokal sebagai langkah antisipatif menghadapi meningkatnya aktivitas sosial selama Desember. Pendekatan berbasis kearifan lokal khususnya falsafah Satu Tungku Tiga Batu dianggap menjadi fondasi kuat dalam merawat stabilitas daerah.

Keterlibatan aktif kepolisian dalam forum adat tersebut menjadi upaya memperkuat kehadiran Polri di ruang-ruang sosial masyarakat, dengan harapan Fakfak terus menjadi daerah yang aman dan damai bagi seluruh warga. (rls/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: