Teminabuan – Kondisi ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kampung Waigo hingga Moswaren di Kabupaten Sorong Selatan, Papua Barat Daya, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan parah di sejumlah titik.

Jalan tersebut merupakan jalur vital yang tidak hanya menghubungkan antar distrik di Sorong Selatan, tetapi juga menjadi akses utama menuju Kabupaten Maybrat.

Masyarakat yang setiap hari melintas mengaku aktivitas mereka, terutama distribusi barang dagangan, kerap terhambat akibat buruknya infrastruktur jalan tersebut, khususnya saat musim hujan.

Seorang warga Kampung Bumi Ajo, Distrik Moswaren, Sariin, yang berprofesi sebagai pedagang sayur keliling, mengungkapkan kerusakan jalan ini sudah berlangsung lama dan kondisinya kian memburuk dari waktu ke waktu.

“Dari dulu sampai sekarang kondisinya begitu saja, bahkan semakin parah,” ujarnya kepada PrimaRakyat.com, Jumat (13/3/2026).

Ia menceritakan hampir setiap hari ia nekat melintasi jalan tersebut menggunakan motor roda tiga untuk mengantarkan sayuran kepada pelanggan hingga ke Teminabuan.

Sariin menjelaskan, tantangan terbesar muncul saat hujan turun. Sejumlah titik jalan berubah menjadi sangat licin dan berlumpur, bahkan hampir menenggelamkan ban kendaraannya.

“Kalau hujan itu seperti lautan. Tapi tetap harus lewat karena terpaksa,” keluhnya, berharap agar pemerintah segera turun tangan melakukan perbaikan agar mobilitas warga bisa kembali lancar.

Menanggapi keluhan masyarakat, Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, menyatakan pemerintah provinsi telah mengalokasikan anggaran untuk perbaikan ruas jalan Waigo–Moswaren pada tahun 2026 ini.

“Jalan Waigo–Moswaren tahun ini akan kita kerjakan. Saat ini masih dalam proses lelang dan setelah itu segera dikerjakan,” kata Elisa Kambu kepada awak media, Minggu (8/3/2026), saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Gereja Jemaat GKI Syalom Moswaren.

Masyarakat setempat berharap realisasi perbaikan tersebut dapat segera terwujud demi mendukung kelancaran aktivitas ekonomi dan konektivitas di wilayah Sorong Selatan dan sekitarnya. (cr-10/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: