Aimas – Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya (Pemprov PBD) mendukung penuh pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar serentak oleh Kepolisian Republik Indonesia di seluruh tanah air.
Di wilayah Papua Barat Daya, kegiatan yang mengusung tema “Polri Untuk Masyarakat” tersebut dipusatkan di Alun-alun Aimas, Kabupaten Sorong, Jumat (13/3/2026).
Kehadiran Asisten II Setda Papua Barat Daya, Viktor Solossa, S.PD., ST., MT, dalam acara itu menandai sinergi antara pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan.
Kegiatan ini merupakan wujud nyata dukungan Polri terhadap program prioritas pemerintah dalam memastikan ketersediaan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Dalam pelaksanaannya, Polri berkolaborasi dengan Dinas Ketahanan Pangan serta Perum Bulog untuk menyediakan aneka kebutuhan pokok seperti beras, telur, dan minyak goreng Minyakita.
Langkah ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah fluktuasi harga, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat Daya, Kombes Pol Semmy Ronny Thabaa, S.E, mengungkapkan program serupa pada tahun 2025 lalu telah menyalurkan 641 ton beras ke seluruh kabupaten dan kota.
“Untuk tahun 2026, program ini kembali dimulai yang ditandai dengan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah secara serentak,” ujarnya.
Ia menambahkan, kebijakan distribusi beras SPHP ini diharapkan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam mempersiapkan kebutuhan pokok menyambut Lebaran.
Pada kesempatan yang sama, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Papua Barat Daya turut berpartisipasi dengan menyediakan telur murah.
Selain itu, dinas terkait juga membagikan tablet kepada para pedagang Orang Asli Papua (OAP) untuk memudahkan akses ke aplikasi SIMIRAH (Sistem Informasi Minyak Goreng Curah).
Gerakan Pangan Murah ini diharapkan mampu menjaga daya beli masyarakat serta memastikan stabilitas pasokan pangan di wilayah Papua Barat Daya. (cr-10/pr)















Tinggalkan Balasan