Jakarta — Dalam sebulan terakhir, publik dihebohkan oleh dua kasus bunuh diri yang terjadi di pusat perbelanjaan.
Peristiwa pertama terjadi di Pondok Indah Mall (PIM) 2, Jakarta Selatan, pada Minggu (8/3/2026), disusul kejadian serupa di Plaza Medan Fair, Sumatera Utara, pada Minggu (22/3/2026).
Fenomena ini memunculkan pertanyaan di tengah masyarakat mengenai alasan seseorang memilih mengakhiri hidup, terlebih di tempat yang ramai.
Sejumlah lembaga kesehatan mental dunia, seperti American Psychological Association (APA), National Institute of Mental Health (NIMH), dan World Health Organization (WHO), menjelaskan bunuh diri merupakan tindakan kompleks yang dipengaruhi berbagai faktor.
Kondisi kesehatan mental seperti depresi, gangguan bipolar, dan tekanan psikologis berkepanjangan sering kali menjadi pemicu utama.
Selain itu, tekanan hidup, masalah keuangan, kehilangan orang tercinta, hingga penyakit kronis juga dapat memperkuat perasaan putus asa pada seseorang.
Psikolog klinis menyebut, kondisi tersebut dapat membuat individu merasa terisolasi dan tidak memiliki jalan keluar dari persoalan yang dihadapi.
“Bunuh diri biasanya terjadi ketika seseorang mengalami tekanan emosional yang sangat berat dan merasa tidak memiliki dukungan atau harapan,” ujar sejumlah ahli kesehatan mental yang dirujuk dalam laporan lembaga tersebut.
Sementara itu, pilihan melakukan bunuh diri di tempat ramai juga memiliki sejumlah penjelasan psikologis.
Beberapa ahli menilai tindakan tersebut dapat menjadi bentuk pesan simbolis kepada orang lain atau upaya menarik perhatian terhadap penderitaan yang dialami.
Di sisi lain, berada di ruang publik terkadang membuat seseorang merasa tidak sepenuhnya sendirian pada saat mengambil keputusan ekstrem tersebut.
Para ahli menegaskan pentingnya dukungan sosial dan akses layanan kesehatan mental untuk mencegah tindakan bunuh diri.
Masyarakat yang mengalami tekanan berat atau menemukan tanda-tanda depresi pada orang terdekat disarankan segera mencari bantuan profesional di fasilitas kesehatan mental agar dapat memperoleh pendampingan yang tepat. (bn/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:
















Tinggalkan Balasan