Jakarta – Inter Milan dikabarkan mulai membuka peluang melepas Marcus Thuram pada bursa transfer musim panas mendatang. Langkah tersebut ditempuh demi meraih keuntungan finansial maksimal sekaligus merespons performa penyerang asal Prancis yang dinilai menurun drastis dalam beberapa pekan terakhir.

Meskipun mengawali musim dengan kontribusi positif, Thuram tercatat mandul dalam delapan pertandingan terakhir. Kegagalannya menjadi tumpuan saat rekan setimnya, Lautaro Martinez, absen karena cedera disebut menjadi pemicu rasa frustrasi di internal klub. “Inter telah kehilangan kesabaran terhadap pemain internasional Prancis tersebut,” demikian laporan yang dikutip dari Corriere dello Sport.

Sejauh musim ini, pemain berusia 28 tahun itu telah mencetak 12 gol dan memberikan lima assist dalam 36 pertandingan kompetitif. Meski performa tengah meredup, daya tarik Thuram di pasar transfer tidak lantas hilang. Dua klub Premier League, Aston Villa dan Newcastle United, dikabarkan tidak gentar dengan nilai klausul pelepasan yang dipasang Inter.

Nilai klausul tersebut mencapai €85 juta (sekitar Rp1,4 triliun) dan hanya aktif selama Juli. Karena didatangkan secara gratis dari Borussia Mönchengladbach pada 2023, seluruh hasil penjualan akan menjadi profit bersih bagi kas Nerazzurri.

Penurunan performa juga mengancam posisi Thuram di tim nasional Prancis. Dengan catatan dua gol dari 31 penampilan, peluangnya tampil di Piala Dunia 2026 disebut berada di ujung tanduk. Pindah ke Premier League dinilai sebagai langkah paling rasional bagi Thuram untuk membuktikan kembali kualitasnya, terutama karena ia akan menginjak usia 29 tahun pada Agustus mendatang. (Sumber: Football Italia/bn/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: