Fakfak — Suasana khidmat menyelimuti Ibadah Minggu Sengsara VII di Gereja Kristen Injil (GKI) Jemaat Imanuel Fakfak, Minggu (29/3/2026) pagi.

Dalam ibadah tersebut, sebanyak 32 anggota Sidi Jemaat diteguhkan setelah menyelesaikan proses pendidikan katekisasi dan menyatakan pengakuan iman di hadapan Tuhan serta jemaat.

Ibadah dipimpin Pendeta Frangky Paksoal, S.Th yang sekaligus menyampaikan khotbah dari bacaan Injil Markus 14:66–72 dengan tema “Kasih Kristus Memulihkan Kegagalan Iman.”

Peneguhan sidi ini menjadi momentum penting bagi para peserta untuk memulai perjalanan iman yang lebih dewasa sebagai pengikut Kristus.

Dalam khotbahnya, Pdt Frangky mengangkat kisah penyangkalan Petrus terhadap Yesus sebagai refleksi iman bagi jemaat.

Menurutnya, kisah tersebut menggambarkan bahwa manusia dapat jatuh dalam iman karena rasa takut dan tekanan situasi, namun kasih Kristus selalu memberi kesempatan untuk pemulihan.

“Petrus sebenarnya mengasihi Yesus, tetapi ia jatuh karena ketakutan. Hal ini mengingatkan kita bahwa penyangkalan terhadap Kristus tidak selalu terjadi lewat perkataan, tetapi juga melalui sikap hidup yang tidak sesuai dengan firman Tuhan,” ujarnya.

Ia menegaskan kegagalan bukanlah akhir dari perjalanan iman. Ketika Petrus menyadari kesalahannya dan bertobat, Tuhan tetap memulihkannya dan mempercayakan pelayanan besar kepadanya.

Secara khusus, Pdt Frangky juga berpesan kepada para anggota sidi yang diteguhkan agar menjadikan peneguhan sidi sebagai awal perjalanan iman yang semakin matang.

“Janji iman yang diucapkan hari ini bukan sekadar kata-kata, tetapi komitmen hidup untuk setia mengikuti Kristus, hidup benar, serta menjadi saksi-Nya dalam kehidupan sehari-hari,” katanya.

Menurutnya, dalam perjalanan iman akan selalu ada tantangan dan godaan yang dapat membuat seseorang jatuh. Namun, selama seseorang mau kembali kepada Tuhan dengan kerendahan hati, kasih Kristus akan selalu memulihkan.

Adapun 32 anggota Sidi Jemaat yang diteguhkan dalam ibadah tersebut yakni:

  1. Putri Gresela Wally
  2. Jennifer Van Helen Salosa
  3. Denatal Jessy Salosa
  4. Incolli Viola Rumere
  5. Widya Julianty Faot
  6. Oca Rosalina Rumpaidus
  7. Dorthea Padwa
  8. Adriana Asnat Urarasaru
  9. Welna Dika Isir
  10. Manirakiza Imanuela Womsiwor
  11. Yogi Yohannes Hamonangan Hutagaol
  12. Yulius Neonhaifeto
  13. Febrian Ronal Nuruwe
  14. Adithya Nazriel Wesley Toisuta
  15. Faky Africson Heretrenggi
  16. Jossie Denniel Michael Nikson Tameon
  17. Marthen Chandra Rumpaidus
  18. Hana Yulia Agatha Krey
  19. Yohana Ericoni Ferderika Taemon
  20. Denira Sinaga
  21. Fanel Reflinsyah Rumbewas
  22. Christian Leonardo Kalumata
  23. Julian Stenly Womsiwor
  24. Deyong Bahamba
  25. Kristian Ronaldo Frank Didimus Binur
  26. Febrian Abraham Lolong
  27. Cello Jeremi Rumere
  28. Hery Albert Rumpaidus
  29. Agustinus Benhard Bahamba
  30. Jeremy Zeth Dores Aninman
  31. Denil Fredek Bakarbessy
  32. Marchelino Irwan Nelvin Aragay

Peneguhan tersebut menandai para peserta kini resmi menjadi anggota sidi jemaat dan bagian penuh dalam persekutuan orang percaya.

Mereka juga dipanggil untuk aktif dalam kehidupan gereja, termasuk mengambil bagian dalam pelayanan serta menjadi saksi Kristus di tengah masyarakat.

Ibadah berlangsung dengan penuh sukacita dan haru, terutama bagi keluarga yang turut menyaksikan momen penting dalam perjalanan iman anak-anak mereka.

Bagi jemaat GKI Imanuel Fakfak, peneguhan sidi ini menjadi tanda pertumbuhan iman sekaligus harapan bagi generasi muda gereja di masa depan. (salmon teriraun)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: