Fakfak — Pemerintah Kabupaten Fakfak tengah mempersiapkan sejumlah agenda strategis menjelang rencana kunjungan kerja Komisi V DPR RI yang dijadwalkan meninjau berbagai proyek infrastruktur dan perumahan di daerah tersebut.

Kunjungan ini diharapkan menjadi momentum untuk mendorong dukungan pembiayaan dari pemerintah pusat.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penata Ruang, Perumahan Rakyat, dan Kawasan Permukiman (PUPR2KP) Kabupaten Fakfak, Baharudin Lahadalia, S.Sos, M.Si mengatakan fokus utama kunjungan tersebut adalah melihat langsung perkembangan sejumlah proyek strategis.

“Antara lain pengembangan Bandara Siboru, pembangunan ruas jalan Fakfak–Siboru, serta program bantuan stimulan perumahan (BSPS),” ujarnya usai rapat teknis di Kantor DPUPR2KP Fakfak, Kamis (23/4/2026).

Menurut Baharudin, pada 2025 Kabupaten Fakfak memperoleh alokasi sekitar 500 unit bantuan BSPS dengan nilai bantuan bervariasi antara Rp25 juta hingga Rp40 juta per unit. Hingga Februari 2026, realisasi program tersebut telah mencapai sekitar 95 persen.

Sementara itu, pada 2026 Fakfak ditargetkan kembali menerima hingga 1.000 unit bantuan, meski tahap awal baru mencakup 27 penerima manfaat yang bersumber dari data DTKS dan telah diverifikasi.

Di sektor infrastruktur jalan, pembangunan ruas Fakfak–Siboru yang ditangani Kementerian PUPR melalui Balai Jalan disebut masih berjalan sesuai jadwal. Namun, untuk capaian teknis dan progres detail, pemerintah daerah menyarankan agar dikonfirmasi langsung kepada pihak pelaksana di tingkat balai.

Meski rencana kunjungan Komisi V DPR RI sempat mengalami penundaan, Pemerintah Kabupaten Fakfak memastikan seluruh kesiapan teknis dan data pendukung telah disiapkan.

“Ini menjadi momentum penting agar kegiatan infrastruktur yang belum terakomodasi APBD bisa mendapatkan dukungan dari pemerintah pusat,” kata Baharudin.

Ia menambahkan, keberhasilan pembangunan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, baik pemerintah, legislatif, maupun masyarakat. Dengan sinergi tersebut, diharapkan kunjungan Komisi V DPR RI nantinya dapat memberikan manfaat nyata bagi percepatan pembangunan di Kabupaten Fakfak. (st/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: