Fakfak — Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, secara resmi membuka Pelatihan Dasar (Latsar) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Fakfak Tahun 2026, Senin (27/4/2026).

Dalam sambutannya, Bupati Samaun menegaskan aparatur sipil negara (ASN) harus hadir sebagai pemecah persoalan masyarakat, bukan justru menambah kesulitan.

Bupati Samaun mengawali sambutannya dengan menyatakan Latsar CPNS bukanlah kegiatan seremonial belaka.

Menurutnya, pelatihan ini merupakan proses strategis untuk membentuk karakter, pola pikir, dan etika kerja para CPNS sebelum mereka terjun penuh ke dalam birokrasi pemerintahan Kabupaten Fakfak.

“Pelatihan ini adalah fondasi penting untuk membentuk ASN yang profesional, berintegritas, dan memiliki orientasi yang kuat pada pelayanan masyarakat. Ini bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi bagian dari proses pembentukan karakter sebagai abdi negara,” ujar Samaun di hadapan para peserta golongan II dan III.

Lebih lanjut, Bupati menyampaikan pesan sentral yang menjadi penekanan utama dalam arahannya.

Bupati Samaun mengingatkan kehadiran ASN di tengah masyarakat harus membawa dampak positif dan penyelesaian atas berbagai persoalan yang dihadapi warga.

“Yang paling penting adalah membangun semangat melayani masyarakat dengan sepenuh hati. ASN harus hadir sebagai solusi, bukan menambah persoalan,” tegas Samaun.

Untuk mewujudkan hal tersebut, Bupati Fakfak menggarisbawahi tiga pilar utama yang wajib dipegang setiap CPNS, yaitu integritas, disiplin, dan semangat melayani.

Ia menilai disiplin menjadi titik tolak utama dalam membangun birokrasi yang efektif, sementara integritas menjadi benteng dari segala bentuk penyimpangan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat.

“Kepercayaan publik adalah aset paling berharga. Sekali rusak, butuh waktu lama untuk memulihkannya. Karena itu, jaga netralitas, junjung tinggi etika birokrasi, dan hindari segala bentuk penyimpangan,” pesannya.

Dalam konteks lokal, Bupati Samaun juga mengajak para CPNS untuk menjadikan kearifan lokal dan kekayaan budaya Fakfak sebagai landasan dalam bekerja.

Menurutnya, pelayanan publik yang humanis dan berkarakter hanya akan lahir jika ASN tetap berpijak pada nilai-nilai daerah.

“Kabupaten Fakfak memiliki kekayaan budaya yang luar biasa. Ini harus menjadi kekuatan dalam membangun pelayanan publik yang humanis dan berkarakter. Jadilah agen perubahan yang membawa inovasi, tetapi tetap menjaga jati diri sebagai putra-putri daerah,” tambahnya.

Di akhir sambutannya, Bupati Samaun Dahlan secara resmi membuka kegiatan Latsar CPNS Tahun 2026. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh tanggung jawab dan semangat belajar.

“Dengan mengucapkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, Pelatihan Dasar CPNS Kabupaten Fakfak Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutupnya.

Pelatihan dasar CPNS yang diikuti oleh peserta golongan II dan III tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Fakfak dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua Barat.

Program ini diharapkan mampu melahirkan ASN yang tidak hanya kompeten secara teknis, tetapi juga berintegritas, loyal, serta berkomitmen tinggi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat Fakfak. (st/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: