Fakfak – Ratusan warga Kabupaten Fakfak, Papua Barat, tetap memadati ruas jalan utama kota sambil membawa bendera Merah Putih dalam Kirab Merah Putih yang digelar Korem 182/JO, Jumat (1/5/2026).
Semangat nasionalisme tidak luntur meskipun hujan deras mengguyur sejak pukul 08.00 WIT hingga acara usai.
Kegiatan kirab diawali dengan pawai bendera sepanjang kota, kemudian dilanjutkan dengan longmarch dari Gedung Pepera menuju Ruang Terbuka Hijau (RTH) KH Ma’ruf Amin.
Di sepanjang rute, tampak warga dari anak-anak hingga orang tua berjalan dengan khidmat, sesekali meneriakkan yel-yel kebangsaan. Hujan yang membasahi badan tak menyurutkan langkah mereka.
Kepala Staf Korem (Kasrem) 182/JO mewakili Komandan Korem 182/JO Kolonel Inf Irwan Budiana, S.IP., M.M., M.Han., menyampaikan apresiasi kepada masyarakat serta panitia yang telah menyelenggarakan peringatan Kembalinya Irian Barat ke pangkuan NKRI.
“Ini bukti bahwa cinta tanah air tidak mengenal cuaca. Kegiatan kirab ini penting untuk memberikan pemahaman sejarah yang sesuai fakta kepada masyarakat, terutama generasi muda di Papua Barat, agar tidak terpengaruh narasi keliru tentang sejarah kembalinya Irian Barat,” ujar Kasrem 182/JO di sela-sela acara.
Sebelum kirab, panitia juga menggelar Focus Group Discussion (FGD) yang melibatkan Forkopimda, TNI, tokoh pejuang, veteran, PPM, FKPPI, tokoh adat, masyarakat, serta pelajar.
Dari FGD tersebut disimpulkan dan dideklarasikan bahwa 1 Mei 1963 merupakan Hari Kembalinya Irian Barat ke pangkuan NKRI bukan bergabung ataupun diserahkan melainkan melalui proses perjuangan panjang para pejuang bangsa serta mekanisme Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera).
Salah seorang peserta kirab, Agnesina Kambu (52), warga Distrik Fakfak Kota, mengaku tetap ikut meskipun hujan karena ingin meneladani perjuangan para pahlawan.
“Saya tidak peduli hujan. Ini saatnya kami menunjukkan bahwa Fakfak adalah bagian tak terpisahkan dari Indonesia. Anak saya yang masih duduk di bangku SMP juga ikut,” tutur Agnesina dengan suara lantang menembus rintik hujan.
Peringatan 1 Mei di Fakfak tahun ini berlangsung khidmat dan penuh semangat nasionalisme. Selain Kirab Merah Putih, momentum ini menjadi sarana penguatan wawasan kebangsaan, khususnya bagi generasi muda Papua Barat, guna memperkokoh persatuan dan kesatuan bangsa. (rls/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:















Tinggalkan Balasan