Fakfak – Pastor Yulianus Korain, Pr salah satu pengajar Seminari Petrus Van Diepen Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya meminta tempat wisata religius seperti Pulau Bonyum situs sejarah gereja Katolik di Papua dikelola baik.

Itu disampaikan Pastor Yulianus Korain yang disapa Yulko dalam sambutannya usai ibadah hari raya Pentakosta dirayakan Umat Katolik di Gereja Katolik Santo Yosep Fakfak, Papua Barat, Minggu 19 Mei 2024 pagi.

“Tempat-tempat wisata religius seperti Pulau Bonyum bisa di kelola baik, di tata baik, ada tempat doanya, tempat penginapannya lalu dipromosikan supaya orang bisa datang dan siarah di Pulau Bonyum sebagai tempat misi Katolik,” pintanya.

Diketahui, sejarah Gereja Katolik di Tanah Papua pada tahun 22 Mey 1894 Pastor Lecoc masuk di Sekrue kemudian ke Pulau Bonyum, Kabupaten Fakfak.

Kemudian disana Pater membangun sekolah dan Gereja dan membangun sumur yang sampai hari ini masih ada bekasnya di Pulau bonyum, Kabupaten Fakfak, Provinsi Papua Barat. (pr)