Fakfak – Persoalan pinjaman uang yang diberitakan salah satu media online dengan judul Pria Ngaku Ditipu Adik Bupati Fakfak Rp 170 Juta untuk Bangun Kafe-Acara MTQ, menuai kontroversi.
Kontroversi ini setelah Safri Adam Rumagesan Wakil Ketua I Tim Pemenangan Untung Tamsi dan Yohana Dina Hindom berjargon Uta’Yoh Jilid Dua angkat bicara dari sisi pandangan Politik, yang diberitakan media ini, Senin (27/5/2024).
Adam Rumagesan menilai bahwa, situasi Politik Pilkada 2024 saat ini tidak perlu membawa nama Bupati Fakfak Untung Tamsil yang saat ini juga bakal calon Bupati Fakfak.
Bahkan Adam Rumagesan berkeberatan soal pernyataan Freddy Kerryanto sebut-sebut Bupati Fakfak Untung Tamsil dalam persoalan pribadi pinjaman uang tersebut.
Freddy Kerryanto juga angkat bicara, dia mengatakan bahwa beda acara MTQ Werabuang yang Akbar Tamsil pinjam.
“Bilang Adam, Sofyan itu beda dengan acara MTQ werabuang yg Akbar tamsil pinjam.klau Sofyan tamsil itu waktu bank BRI mau sita jaminan sertifikat rumah tanjung sendiri dan klau TDK bawa nama Kakak nya bawa nama siapa??? Sedangkan Adam ko sendiri saja bgmn cerita sampai ada laporan polisi,Beta mau bilang saja eeee klau memang Beta salah kenapa TDK lapor Beta saja kah??? Satu Fakfak tau Beta siapa Adam siapa dan bisa menilai,” ujar Freddy Keryanto singkat menanggapinya melalui salah satu WhatsApp Group, Senin (27/5/2024).
Terkait dengan apapun persoalan pinjaman, apalagi secara pribadi, Adam Rumagesan menegaskan bahwa jangan membawa nama Bupati Fakfak Untung Tamsil, karena Untung Tamsil maju sebagai Bakal Calon Bupati Fakfak pada Pilkada 2024. (pr)















Tinggalkan Balasan