Fakfak – Dinas perkebunan (Disbun) Kabupaten Fakfak bersama kelompok pekebun Karori kampung Wambar Timur melakukan  penanaman bibit matoa super dan kelapa hibrida yang secara simbolis di launching oleh Bupati Fakfak Untung Tamsil, S.Sos, M.Si, Kamis (18/7/2024).

Dalam sambutannya, Bupati Untung Tamsil mengatakan, matoa super merupakan salah satu jenis tanaman baru yang endemik menambah komoditas baru di Fakfak, yang diharapkan memiliki nilai ekonomi bagi masyarakat.

“Disamping itu juga tanaman ini dapat meningkatkan dukungan terhadap agrowisata dalam mendukung beberapa destinasi wisata yang ada di kabupaten Fakfak secara terintergrasi,” ujar Bupati Untung Tamsil.

Pelaksana Tugas (Plt) Kadisbun Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT manyampaikan, kegiatan launching ini atas inisiatif Kelompok Karori yang diketua Efendi Hegemur memiliki lahan seluas 2 ha berada di  koridor jalan hingga ke pesisir pantai yang berniat untuk mengembangkan 2 jenis komoditi Matoa super dan kelapa hibrida.

“Tanaman ini juga merupakan inisiatif dari Bapak Bupati Fakfak yang dalam kunjungannya beberapa waktu di Manado sempat berharap tanaman ini harus ada di Fakfak,” ujar Widhi.

Disbun merespon secara positif mengagendakan untuk di launching mengingat Matoa super merupakan tanaman baru hasil rekayasa jaringan kultur sehingga tanaman ini di budidaya cepat berbuah dengan ketinggian yang sedang.

Menurutnya tanaman ini merupakan tanaman kehutanan namun telah dilakukan proses budidaya dan rekayasa sehingga harapannya. Produksipun akan lebih baik ke depan.

“Dengan tambahan jenis matoa ini berarti di Fakfak sudah ada 18 jenis komoditi yang sedang diusahakan masyarakat yg mnjd bagian tanaman perkebunan,” kata Widhi.

Kegiatan launching ditandai dengan Bupati menanam Matoa super dan kelapa hibrida yang diisi dalam tomang diikuti oleh para Forkopimda, Pimpinan OPD dan Kepala Distrik. (pr)