Fakfak – Pendeta M. Aritonang, S.Th memimpin ibadah minggu subuh, Minggu (1/9/2024) di Gereja Kristien Injili (GKI) Jemaat Imanuel Fakfak, Jln Ahmad Yani Kabupaten Fakfak, Papua Barat, dihadiri umat atau jemaat kristiani dilingkungan gereja tersebut.
Pendeta Aritonang dalam Khotbahnya terambil dari bacaan Alkitab Daniel 2 : 1 – 49 mengangkat tema “Allah Sumber Hikmat dan Kekuatan”
Dalam khotbahnya, Pdt Aritonang mengajak umat Kristiani untuk belajar dari kitab Daniel 2:1-49. Kitab Daniel adalah salah satu kitab dalam Perjanjian Lama yang termasuk dalam bagian tulisan-tulisan atau “Ketuvim” Dalam kanon Yahudi dan dalam bagian nabi-nabi besar dalam kanon Kristen.
Dijelaskannya, dalam tradisi Yahudi dan Kristen umumnya menganggap bahwa kitab ini ditulis oleh Daniel sendiri, seorang pemuda Yahudi yang dibawa ke Babel selama pembuangan. Nama “Daniel” berarti “Allah adalah hakimku”.
“Daniel adalah tokoh yang dikenal sebagai orang bijak, nabi, dan penafsir mimpi di pengadilan raja Babel,” jelasnya.
Menurutnya, Kitab Daniel ditulis untuk mendorong orang-orang Yahudi agar tetap setia kepada Allah meskipun berada di bawah kekuasaan asing dan menghadapi tekanan untuk mengubah keyakinan mereka.
“Kitab ini menunjukkan bahwa Allah adalah penguasa sejati yang memegang kendali atas sejarah, kerajaan-kerajaan dunia, dan masa depan,” ujar Pdt Aritonang.
Lanjut Pdt Aritonang, Allah dinyatakan sebagai Tuhan yang setia dan yang akan menegakkan kerajaan-Nya pada akhir zaman.
“Daniel pasal 2 adalah salah satu bagian paling pening dalam Kitab Daniel yang berisi kisah tentang mimpi Raja Nebukadnezar dan penafsirannya oleh Daniel,” ujarnya lagi.
“Pasal ini menunjukkan bagaimana Allah menyingkapkan misteri dan mengungkapkan rencana-Nya untuk masa depan melalui mimpi yang diberikan kepada raja Babel,” tambahnya.
Lebih lanjut dijelaskannya, Daniel pasal 2 mengajarkan bahwa Allah berdault atas sejarah dan masa depan.
“Meskipun manusia mencoba mengendalikan nasibnya, pada akhirnya, hanya Allah yang dapat mengungkapkan misteri hidup dan sejarah, dan hanya kerajaan-Nya yang akan bertahan selama-lamanya,” tandasnya. (pr)















Tinggalkan Balasan