Sorong — PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) Cabang Sorong menyiapkan delapan armada kapal penumpang untuk melayani arus mudik dan balik Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025/2026 di wilayah Papua Barat Daya.

Kepala Cabang Pelni Sorong, Duta Kusuma Putra, mengatakan jumlah armada tersebut bertambah satu kapal dibandingkan kondisi normal. Penambahan armada dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang selama masa libur akhir tahun.

“Pada kondisi normal, Pelni Sorong mengoperasikan tujuh kapal. Menjelang Nataru, kami mendapat tambahan satu kapal, yakni KM Labobar, sehingga total ada delapan kapal yang siap melayani penumpang,” ujar Duta di Sorong, Sabtu (13/12/2025).

Delapan kapal penumpang yang akan beroperasi selama periode Nataru meliputi KM Doloronda, KM Ciremai, KM Dobonsolo, KM Sinabung, KM Gunung Dempo, KM Tatamailau, serta KM Labobar.

Selain kapal penumpang, Pelni Cabang Sorong juga mengoperasikan empat kapal perintis untuk melayani rute ke wilayah-wilayah terpencil di Papua Barat Daya. Keempat kapal tersebut yakni Sabuk Nusantara 75, Sabuk Nusantara 42, Sabuk Nusantara 96, dan Sabuk Nusantara 112.

Duta memastikan seluruh armada yang dioperasikan berada dalam kondisi laik laut dan aman beroperasi. Seluruh kapal telah menjalani uji petik keselamatan oleh Kementerian Perhubungan.

“Semua kapal telah melalui pemeriksaan keselamatan dan dinyatakan siap melayani masyarakat selama periode Nataru,” katanya.

Pelni Sorong memprediksi puncak arus penumpang akan terjadi pada 22 Desember 2025. Pada hari tersebut, dua kapal penumpang dijadwalkan tiba secara bersamaan di Pelabuhan Sorong, yakni KM Sinabung dan KM Labobar.

Selain menyiapkan armada, Pelni juga melaksanakan penugasan dari pemerintah pusat melalui program stimulus ekonomi berupa diskon tarif tiket sebesar 20 persen dari tarif dasar. Program ini berlaku untuk periode keberangkatan 17 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026 dengan kuota terbatas.

“Diskon ini ditargetkan untuk 405.881 penumpang secara nasional. Jika kuota telah terpenuhi, maka tarif akan kembali normal,” ujar Duta.

Ia mengimbau masyarakat agar merencanakan perjalanan lebih awal dan membeli tiket melalui kanal resmi Pelni guna menghindari kehabisan tiket. Pemesanan dapat dilakukan melalui aplikasi Pelni Mobile, situs resmi Pelni, Contact Center 162, loket cabang, serta mitra perbankan dan jaringan ritel yang telah bekerja sama.

Duta juga mencatat adanya peningkatan jumlah penumpang sejak 12 Desember 2025 dibandingkan hari-hari biasa, seiring mendekatnya libur Natal dan Tahun Baru. (jm/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: