Manokwari – Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Papua Barat, Markus Lukas Sabarofek, S.Sos., mengingatkan seluruh aparatur sipil negara (ASN) agar lebih berhati-hati serta meningkatkan koordinasi dalam menjalankan tugas, terutama dalam pengambilan keputusan.
Penegasan itu disampaikan Markus saat dimintai tanggapan wartawan terkait kesan kepemimpinan salah satu pejabat di lingkungan Dinas Perhubungan, usai mengikuti apel pagi di Kantor Gubernur Papua Barat, Jumat (23/1/2026).
Markus menilai persoalan yang terjadi bukan hanya dialami oleh satu organisasi perangkat daerah (OPD), melainkan menjadi pelajaran bersama bagi seluruh OPD di lingkup Pemerintah Provinsi Papua Barat.
“Bukan hanya kami saja, tetapi semua OPD. Kita melihat ada masalah yang menjadi pembelajaran, sehingga ke depan harus bekerja lebih terkoordinasi dan berhati-hati dalam mengambil keputusan,” ujar Markus.
Ia menegaskan, setiap pekerjaan wajib dilaksanakan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, mulai dari tahapan perencanaan, penganggaran, hingga pelaksanaan di lapangan.
“Dari awal perencanaan sampai penganggaran dan pelaksanaan, semuanya harus sesuai. Itu penting agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari,” tegas Markus.
Menurut Markus, kepatuhan terhadap prosedur dan standar operasional prosedur (SOP) menjadi kunci untuk menghindari temuan, baik dari pihak eksternal seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) maupun pengawasan internal melalui Inspektorat.
“Semua harus berada dalam koridor SOP, supaya pekerjaan berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan masalah hukum di kemudian hari,” pungkasnya. (jw/pr)





Tinggalkan Balasan