Fakfak – Sebanyak 225 personel gabungan TNI dan Polri dikerahkan untuk mengamankan perayaan malam takbiran dan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah di Kabupaten Fakfak, Papua Barat.

Pengamanan tersebut dipusatkan melalui apel kesiapan yang digelar di Mapolres Fakfak, Jumat (20/6/2026) sore.

Apel dipimpin langsung oleh Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana dan dihadiri Dandim 1803 Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman.

Dari total personel yang disiagakan, sebanyak 183 personel berasal dari jajaran Polres Fakfak, sementara 42 personel lainnya merupakan anggota Kodim 1803 Fakfak.

Dalam arahannya, Kapolres Fakfak AKBP Hendriyana, S.E, M.H menegaskan pengamanan kali ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat yang mengedepankan pendekatan kemanusiaan.

Ia memerintahkan seluruh personel untuk menjalankan tugas dengan profesional dan menghindari tindakan arogansi di lapangan.

“Kita harus mampu mencegah segala bentuk gangguan keamanan serta memberikan rasa aman kepada masyarakat. Laksanakan tugas dengan humanis, tanpa arogansi dan kekerasan,” ujar AKBP Hendriyana di hadapan pasukan.

Senada dengan Kapolres, Dandim 1803 Fakfak Letkol Inf Wahlin Rahman, S.Pd menekankan pentingnya soliditas dan sinergitas antarinstansi dalam menjaga stabilitas keamanan selama perayaan.

Ia meminta agar aparat di lapangan menunjukkan kesatuan komando yang solid kepada masyarakat.

“Apel ini merupakan bentuk kesiapan kita dalam mengamankan pawai takbiran malam ini dan salat Idul Fitri besok. Tunjukkan kepada masyarakat bahwa TNI–Polri solid serta mampu memberikan jaminan keamanan,” tegasnya.

Pascapelapelan, personel gabungan langsung disiagakan di sejumlah titik strategis untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat serta potensi gangguan keamanan.

Masyarakat setempat juga diimbau untuk tetap menjaga ketertiban dan mematuhi arahan petugas selama rangkaian kegiatan takbiran dan ibadah salat Id berlangsung. (rls/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: