Fakfak — Pemerintah Kabupaten Fakfak memperkuat langkah menuju program “Fakfak Menyala 24 Jam” dengan menyiapkan 26 putra asli daerah untuk mengelola Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) secara mandiri.
Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi dengan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (BPSDM KEBTKE).
Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menegaskan bahwa keberlanjutan layanan listrik tidak hanya bergantung pada infrastruktur, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia lokal.
“Kita ingin listrik menyala 24 jam, tetapi yang lebih penting adalah memastikan anak-anak asli Fakfak mampu mengelola dan merawat sistem tersebut secara mandiri. Ini adalah investasi jangka panjang bagi kemandirian energi daerah,” ujar Samaun.
Pelatihan yang diikuti 26 peserta tersebut merupakan bagian dari strategi pemberdayaan tenaga teknis lokal.
Mereka dipersiapkan untuk terlibat langsung dalam pengoperasian dan pemeliharaan PLTS setelah pembangunan selesai dilaksanakan.
Program pelatihan mencakup materi teknis dan praktik lapangan, antara lain pengenalan sistem dan komponen dasar PLTS, standar keselamatan kerja kelistrikan, monitoring dan pengendalian kinerja sistem, serta pemeliharaan dan penanganan gangguan (troubleshooting).
Dengan pendekatan ini, peserta tidak hanya memahami teori, tetapi juga dibekali keterampilan teknis yang aplikatif.
Kolaborasi Pemkab Fakfak dengan BPSDM KEBTKE dinilai sebagai langkah strategis untuk menjawab kebutuhan listrik masyarakat, sekaligus membuka peluang kerja bagi generasi muda daerah.
Selain itu, program ini juga memperkuat transisi menuju energi bersih dan memperluas akses layanan publik hingga ke wilayah pesisir dan pegunungan.
Sejumlah peserta mengaku antusias mengikuti pelatihan tersebut. Mereka berharap keahlian yang diperoleh dapat memberi kontribusi nyata bagi kampung halaman.
Program “Fakfak Menyala 24 Jam” sendiri menjadi salah satu prioritas pembangunan daerah dalam mewujudkan layanan listrik yang andal dan berkelanjutan.
Dengan dukungan tenaga teknis lokal, pemerintah optimistis pengoperasian PLTS dapat berjalan efektif dan memberi manfaat jangka panjang bagi masyarakat. (st/pr)






Tinggalkan Balasan