Jakarta — Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2025–2030, Samaun Dahlan dan Donatus Nimbitkendik, resmi dilantik oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Kamis (20/2/2025). Prosesi pelantikan berlangsung khidmat bersama ratusan pasangan kepala daerah lainnya dari seluruh Indonesia.
Usai pelantikan, pasangan kepala daerah Fakfak tersebut melanjutkan agenda dengan melakukan audiensi bersama Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di kantor Kementerian ESDM, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat. Pertemuan berlangsung sekitar 15 menit dan membahas sejumlah kendala pembangunan di Fakfak, khususnya terkait kebutuhan dasar masyarakat seperti listrik dan air bersih.
“Beberapa persoalan penting akan kita tuntaskan tahun ini, termasuk mendukung percepatan Proyek Strategis Nasional (PSN) di Fakfak,” ujar Samaun Dahlan usai pertemuan.
Setelah itu, Samaun dan Donatus menuju Hotel Marlyn Park, tempat digelarnya acara syukuran dan ramah tamah pascapelantikan. Namun yang menarik, sebelum tiba di lobi hotel, keduanya dijemput secara istimewa oleh Presiden Al Fatih Kaaffah Nusantara (AFKN), KH Fadzlan Garamatan, bersama puluhan santri dan santriwati.
Penjemputan tersebut dilakukan dengan adat khas Pesantren Nuu Waar, di mana dua kursi disediakan untuk mengusung pasangan bupati-wakil bupati dengan tandu, diiringi tabuhan tifa hadrat dan lantunan sholawat Nabi Muhammad SAW. Rombongan penjemputan menyita perhatian para tamu dan pengunjung hotel. Jalan akses sebelah kanan hotel bahkan sempat mengalami kemacetan akibat prosesi ini.
Penjemputan ala tradisi AFKN ini bukan hal baru, melainkan bagian dari penghormatan bagi tamu terhormat yang telah lama dijalankan oleh komunitas Nuu Waar di Bekasi, tempat pesantren tersebut berpusat.
“Ini luar biasa. Saya kaget, karena jalanan di Jakarta bisa sampai macet hanya karena Pak Kiai (KH Fadzlan) menjemput kami dengan adat khas ini. Saya dan Pak Donatus dipikul pakai kursi, diantar dengan tifa dan sholawat, sungguh pengalaman yang tidak terlupakan,” ungkap Samaun Dahlan, sambil tersenyum.
Di pintu masuk hotel, Presiden AFKN menggenggam tangan keduanya erat dan memeluk hangat sebagai bentuk doa dan dukungan terhadap kepemimpinan Samaun–Donatus dalam membangun Fakfak lima tahun ke depan. (pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:















Tinggalkan Balasan