Fakfak – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Kabupaten Fakfak merupakan salah satu Partai Pengusung Pasangan calon Nomor urut 1 Bupati Fakfak dan Wakil Bupati Fakfak Untung Tamsil-Yohana Dina Hindom berjargon Uta’Yoh pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Fakfak Tahun 2024.
Baguna Palisoa Ketua DPC Partai Hanura Kabupaten Fakfak, yang dalam orasi Politiknya menegaskan Pemerintahan Untung Tamsil Bupati Fakfak dan Wakil Bupati Fakfak Yohana Dina Hindom periode 2021-2024 hanya terbilang efektif dua tahun.
“Bapak Untung Tamasil dan mama Yohana Dina Hindom kurang lebih sampai masa akhir masa baktinya periode pertama tiga tahun kurung waktu delapan bulan, jangan sampai dikatakan sebuah masa bakti, masa bakti yang dihitung adalah 5 tahun perjalanan,” ujar Baguna Palisoa.
Baguna Palisoa menjelaskan, perjalanan pemerintahan Untung Tamsil-Yohana Dina Hindom di tahun 2021 yang merupakan pertama hanya bisa mengawal APBD 2020, yang artinya meneruskan satu tahun pemerintahan sebelumnya.
“Jadi bapak Untung Tamsil dan mama Yohana Dina Hindom hanya mengawal APBD 2020 sudah ditetapkan, buku tebal (APBD 2020) sudah jadi, hanya mereka berdua bisa melaksanakannya saja, tapi ada orang yang mengatakan bahwa, Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom tidak berhasil, memputar balikan fakta kepada rakyat untuk dalil dan untuk kepentingan pribadinya, ini yang disebut gagal paham,” tegas Baguna Palisoa.
Ketua DPC Hanura Kabupaten Fakfak Baguna Palisoa menyatatakan itu dalam orasi politiknya pada kampanye terbatas di Kampung Wambar Distrik Fakfak Timur Tengah Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Rabu (9/10/2024).
“Dalam perjalanan di tahun kedua, kita tahu bersama penyakit yang tidak bisa kita hindari saat itu, yaitu wabah Covid-19, yang seharusnya anggaran saat itu digunakan untuk pembangunan, tetapi digunakan untuk menyelamatkan nyawa masyarakat yang terkena musibah itu. Perjalanan anggaran hanya efektif dua tahun, namun juga tidak bisa kita pungkiri di tahun 2024, ratusan sekian miliar rupiah ABBD harus diperuntukkan untuk pelaksanaan Pilkada dan DPRK Otsus,” jelas Baguna Palisoa. (pr)















Tinggalkan Balasan