Fakfak – Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Fakfak Nomor urut 1 Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom (Uta’Yoh) hanya berbicara program-program kecil, sedangkan program-program besar sudah selesai, misalnya Bandara Siboru.
Itu disampaikan Calon Bupati Fakfak Untung Tamsil dalam orasi politiknya pada kampanye terbatas di Kampung Sekban Distrik Pariwari Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Jumat (11/10/2024).
“Jadi Uta’Yoh bicara hal-hal yang kecil, program besar sudah selesai, Bandara Siboru sudah selesai. Saya waktu itu bilang, saya evaluasi bandara Siboru bukan membatalkan, tapi ada hak rakyat yang harus dibicara baik, terkait ganti rugi hak ulayat sudah selesai,” tutur Untung Tamsil.
“Mau ganti rugi saya dengan mama Yohana Hindom urus, sampai panggil pak Jaksa, panggil Kapolres, mereka bersaksi baru dana itu cair untuk ganti rugi sisa bandara, kamu di pemerintah lalu buat apa,” sambung Untung Tamsil.
“Saya dengan mama Yohana Hindom cuci piring di pemerintahan kalian (pemerintahan sebelumnya), sakit dan itu nyata, kalau hari ini ada yang bilang kami tidak berbuat apa-apa,” tambahnya.
Bupati Fakfak aktif ini singgung banyak kekurangan di Dinas Pekerjaan Umum masa kepemimpinan sebelumnya.
“Selama jadi kepala dinas, banyak juga ada yang salah di PU, kami tutupi, sampaikan itu kepada Samaun Dahlan, bilang Untung Tamsil yang bicara,” tegasnya. (pr)















Tinggalkan Balasan