Fakfak – Suasana Pasar Rakyat Thumburuni tampak ramai, Senin (11/11/2025), saat ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengikuti kegiatan layanan jemput bola pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) yang digelar oleh Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Fakfak.

Di tengah antrean panjang warga, dua sosok tampak sigap mengatur situasi Babinsa Koramil 1803-01/Fakfak, Serda Ahmad Gadiman, dan Kepala Keamanan Pasar Rakyat Thumburuni, Ananias Waimbo. Keduanya berjaga di sekitar meja pelayanan, memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan lancar.

“Kami hadir untuk membantu menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung. Antusias warga luar biasa tinggi, jadi kami bantu mengatur agar semua pelaku usaha bisa terlayani dengan baik,” ujar Serda Ahmad Gadiman di sela pemantauan kegiatan.

Kegiatan pelayanan perizinan ini merupakan bagian dari program jemput bola DPMPTSP Fakfak, yang mempermudah pelaku usaha kecil mendapatkan legalitas usaha melalui sistem Online Single Submission (OSS).

Dalam kegiatan ini, petugas membantu masyarakat mengisi data, mencetak dokumen izin, dan memberikan pendampingan langsung.

Menurut Kepala Keamanan Pasar Thumburuni, Ananias Waimbo, keterlibatan pihak keamanan pasar bersama aparat teritorial merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah daerah memberikan pelayanan publik yang mendekatkan diri kepada masyarakat.

“Kami ikut menjaga agar prosesnya aman dan tertib. Banyak mama-mama dan pedagang yang datang dari pagi, jadi kami bantu atur alur antrean supaya tidak berdesakan,” tuturnya.

Dari pantauan di lapangan, para petugas DPMPTSP bekerja dengan sigap melayani warga di bawah tenda dan lorong pasar.

Di meja pelayanan, terlihat komputer dan printer aktif digunakan mencetak dokumen izin, sementara warga menunggu sambil memegang berkas masing-masing. Kehadiran Babinsa dan tim keamanan membuat suasana tertib meski lokasi penuh sesak.

Program jemput bola ini juga menjadi wujud kolaborasi lintas sektor antara pemerintah daerah dan unsur keamanan dalam memberikan pelayanan publik yang humanis dan terarah.

“Kegiatan seperti ini bukan hanya tentang perizinan, tetapi juga membangun kedekatan antara aparat dan masyarakat,” kata Serda Ahmad Gadiman.

Dengan dukungan dari aparat Babinsa dan petugas keamanan pasar, pelayanan NIB di Pasar Thumburuni berlangsung kondusif hingga sore hari.

Antusiasme warga menunjukkan semangat baru bagi pelaku UMKM untuk menata usaha mereka secara legal dan profesional.

Reporter/Editor: Salmon Teriraun)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: