Saumlaki – Masyarakat Tanimbar dihebohkan dengan beredarnya foto dan video Dharma Oratmangun di Beijing China beberapa waktu lalu. Foto dan video yang diunggah oleh salah satu pegiat media sosial itu diteruskan oleh banyak kalangan sehingga menjadi viral.
Bukan baru satu kali foto dan video tersebut beredar luas, setelah pandemi covid-19 sosok yang pernah dua periode memimpin organisasi Persatuan Artis Pencipta Lagu Dan Pemusik Republik Indonesia (PAPPRI).
Sebagai Ketua Umum itu sudah sering bolak balik negeri tirai bambu untuk komunikasi bisnis termasuk melobi investasi masuk Indonesia dalam kapasitasnya sebagai Direktur dan Komisaris di beberapa Perusahaan berskala Nasional.
Sejak itu pula aktivitas mantan Ketua Yayasan Karya Cipta Indonesia (KCI) Dharma Oratmangun di China menjadi konsumsi publik karena disebar luaskan oleh para pegiat media sosial.
Pantauan media ini, Dharma Oratmangun yang biasa dipanggil akronimnya ‘DO’ dengan nama adat Tanimbar PUTUKRES ini baru saja merayakan ulang tahunnya ke-65 tahun pada hari selasa 30 April 2024 di Beijing, China, bersama para rekan bisnis/investor berkelas dunia ditemani kakak sulung Djauhari Oratmangun yang ditugaskan Presiden sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia untuk Negara China dan Mongolia.
Ditanya kehadirannya di China, Dharma yang kini memegang kendali LMKN dengan jabatan Ketua disederajatkan dalam statuta/sebutan Pimtama di Kementerian Hukum dan Hak Azasi Manusia Republik Indonesia c/q Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual ini, menjawab bahwa komunikasi dijalin dengan mitra investor asal China untuk menghadirkan investasi di Indonesia termasuk Maluku dan terkhusus Tanimbar. Investasi dimaksud juga sudah dirintis untuk beberapa Kabupaten dan Provinsi.
“Saat ini memang China memegang arus investasi ke Indonesia melalui kerja sama bilateral kedua Negara. Kunjungan Presiden Jokowi beberapa kali telah membawa dampak positif bagi kerja sama ekonomi hingga pertahanan keamanan yang semakin mempererat Indonesia dan China”, sambung Dharma.
Sosok penuh keramahan yang pernah mengenyam pendidikan di persekolahan Katolik Xaverius Ambon ini melanjutkan bila kunjungan Presiden terpilih Prabowo Subianto beberapa waktu lalu di China yang diterima langsung Presiden China Xi Jinping juga menegaskan mempererat hubungan kedua Negara sebagai Mitra Strategis, bahkan Prabowo menyempatkan waktu melihat langsung proses makan siang gratis di salah satu sekolah dasar di China.
“Manfaat kerja sama bilateral kedua Negara inilah menjadi dorongan saya untuk melobi investasi masuk Indonesia dan kedepan investasi dimaksud bisa mengalir di Tanimbar”, pungkas Dharma melalui sambungan telepon whatsApp dari Beijing.
Tokoh penggagas Hari Musik Nasional tanggal 9 Maret yang diresmikan Presiden RI Ke-5 Megawati Soekarnoputri di Istana Negara pada 2004 silam, dan dikukuhkan melalui Keputusan Presiden di era Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, memastikan dirinya akan terus mendorong investasi mengalir di Tanimbar, terlebih bila masyarakat memilihnya nanti sebagai Bupati Kepulauan Tanimbar pada pilkada serentak tanggal 27 November akan datang.
“Beban APBD yang bersumber dari DAU, DAK, dan sumber pendapatan lainnya belum kuat untuk mengurai berbagai ketimpangan terjadi diantaranya mengentaskan kemiskinan termasuk mengurangi pengangguran yang kian tahun kian meningkat. Maka investasi menjadi salah satu solusi menghadapi banyaknya persoalan ini. Akan terbukti bila masyarakat sadar dan memilih Dharma Oratmangun sebagai Bupati”, tutup Dharma dengan nada tegas dalam pembicaraannya melalui sambungan telepon whatsApp. (bn/pr)
















Tinggalkan Balasan