Sorong — Pemerintah Kabupaten Biak Numfor melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Raja Ampat dan Kota Sorong, Papua Barat Daya, untuk membangun jejaring sekaligus mempelajari strategi pengembangan sektor pariwisata.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Bupati Biak Numfor Markus Mansnembra dalam diskusi tematik bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Papua Barat Daya serta para pelaku industri pariwisata di Rylich Panorama Sorong, Kamis (12/3/2026).
Bupati Markus Mansnembra mengatakan, kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya memperkuat pengembangan pariwisata di Biak Numfor, terlebih setelah dibukanya konektivitas penerbangan perdana rute Sorong–Biak.
Menurut dia, konektivitas transportasi menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan sektor wisata daerah.
“Sejak awal kami sampaikan bahwa dengan adanya konektivitas penerbangan Sorong–Biak dan sebaliknya merupakan upaya mendorong sektor pariwisata Kabupaten Biak Numfor. Kehadiran kami di sini untuk membangun jejaring kerja sekaligus belajar,” ujar Markus.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya serta para pelaku industri pariwisata yang telah berbagi pengalaman dalam pengembangan sektor wisata.
“Kami berterima kasih kepada Dinas Pariwisata Papua Barat Daya, Jangkar Papua Barat Daya, PHRI, ASITA, dan HPI yang telah berdiskusi bersama untuk mendukung pengembangan pariwisata di Biak Numfor,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Papua Barat Daya, Yusdi Lamatenggo, menilai Biak Numfor memiliki potensi besar untuk berkembang sebagai destinasi wisata, terutama karena memiliki kesamaan karakter dengan Raja Ampat.
“Raja Ampat berkembang karena sejak awal memiliki komitmen kuat untuk fokus pada pengembangan pariwisata dan perikanan. Biak Numfor juga memiliki potensi bahari dan sejarah, termasuk peninggalan Perang Dunia II, yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik wisata,” ujarnya. (cr-10/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:
















Tinggalkan Balasan