Fakfak – Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) menggelar kegiatan Bootcamp Jurnalistik dengan melibatkan media massa dan komunitas di Fakfak, di aulah Kantor Radia Republik Indonesia (RRI) Fakfak pada Kamis, (19/9/2024).
Otto Purnawarman dalam materinya menyampaikan, tujuan dari kegiatan Bootcamp Jurnalistik adalah untuk memberikan pemahaman kepada media massa dan komunitas lokal mengenai manfaat yang diperoleh pemangku kepentingan ketika berinvestasi dalam pendidikan, khususnya SMK di Papua Barat.
“Terutama mengenai manfaat yang diperoleh pemangku kepentingan ketika berinvestasi dalam pendidikan, khususnya SMK di Papua Barat,” ujar Otto Purnawarman.
Pihaknya juga ingin mendiseminasikan capaian dan praktik baik pendidikan vokasi dengan cara menyebarluaskan informasi mengenai keberhasilan serta praktik terbaik yang telah diimplementasikan dalam pendidikan vokasi, baik di tingkat lokal maupun nasional kepada media dan komunitas.
“Kami ingin mengangkat program pendidikan vokasi di suatu daerah berbasis potensi daerah tersebut,” ungkap Otto Purnawarman.
Selain itu pihaknya ingin mendiseminasikan capaian dan praktik baik pendidikan vokasi.
“Tentunya dengan cara menyebarluaskan informasi mengenai keberhasilan serta praktik terbaik yang telah diimplementasikan dalam pendidikan vokasi, baik di tingkat lokal maupun nasional kepada media dan komunitas,” katanya.
“Adanya pendidikan vokasi maka lulusannya mempunyai kemampuan atau keahlian tertentu, jadi tidak sifatnya umum sehingga mereka dapat mengimplementasikan semua ilmu termasuk penemuan baru dari hasil penelitian universitas,” tambahnya.
Nantinya penemuan baru tersebut dapat diturunkan dan disebarluaskan untuk diaplikasikan sehingga bermanfaat bagi daerah yang dituju.
“Misalnya di Fakfak ini, kita punya potensi pala, tetapi pengelolaan masih secara tradisional sehingga bagaimana dengan penemuan di universitas maka dari buah pala bisa turun menjadi beberapa produk turunan,” tambahnya.
Ia juga menambahkan, peran lulusan pendidikan vokasi ialah mulai dari pemanfaatan alat produksi atau mesin khusus sehingga produksi pala bisa meningkat untuk menjadi berbagai produk turunan unggulan.
“Dengan begitu ke depannya, pala yang dikirim ke luar tidak hanya buah pala saja, tetapi juga ada produk turunan,” ucapnya.
Pada intinya, kegiatan bootcamp jurnalistik dengan melibatkan berbagai komponen untuk mengenalkan pendidikan vokasi guna mendukung pengembangan ekonomi daerah.
Otto Purnawarman menyatakan, peran lulusan pendidikan vokasi ialah mulai dari pemanfaatan alat produksi atau mesin khusus sehingga produksi pala bisa meningkat untuk menjadi berbagai produk turunan unggulan.
“Dengan begitu ke depannya, pala yang dikirim ke luar tidak hanya buah pala saja, tetapi juga ada produk turunan,” tuturnya.
Kegiatan Bootcamp media Papua Barat 2024 yang digelar di Fakfak ini merupakan program kolaboratif yang diselenggarakan oleh kemitraan ekosistem Papua Barat bersama dengan RRI Kabupaten Fakfak.
Diketahui, Bootcamp media Papua Barat 2024 dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam kepada para jurnalis, media lokal, dan komunitas masyarakat mengenai peran strategis pendidikan vokasi dalam mendukung pembangunan ekonomi di Papua Barat. (pr)





Tinggalkan Balasan