Fakfak – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Fakfak mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi pohon tumbang dan tanah longsor, terutama di kawasan lereng gunung dan bukit yang dihuni warga.

Kepala BPBD Fakfak, Samad Hatala, S.Sos., M.Si., menyampaikan imbauan tersebut menyusul insiden pohon tumbang yang terjadi pada Rabu (28/5/2025) sekitar pukul 01.30 WIT.

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan antara Tanjung Wagom menuju arah Thumburuni dan pusat kota Fakfak.

“Pohon tumbang terjadi akibat hujan ringan yang turun dini hari tadi. Tidak ada korban jiwa maupun kerugian materi dalam kejadian ini,” ujar Samad.

Pihak BPBD telah melakukan penanganan cepat dengan membersihkan jalur yang terdampak agar aktivitas lalu lintas warga tidak terganggu. Samad memastikan bahwa akses jalan di wilayah tersebut kembali normal pada pagi hari.

Ia secara khusus mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di sekitar kawasan rawan seperti Tebing Thumburuni, Tebing Sungai Gwerpe, dan kawasan tebing di seberang sungai untuk lebih berhati-hati.

“Kami mengajak masyarakat untuk tetap waspada, terutama saat kondisi cuaca tidak menentu. Potensi bahaya pohon tumbang dan longsor masih ada, dan kewaspadaan adalah kunci untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Samad.

BPBD Fakfak juga menegaskan akan terus melaksanakan pemantauan dan tindakan pencegahan sebagai bagian dari tugas rutin untuk menjaga keselamatan masyarakat.

(Sumber: BPBD Fakfak)
(Editor: Salmon Teriraun)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: