Sentul – Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Yusharto Huntoyungo, mendorong para analis kebijakan untuk membangun jejaring lintas sektor guna memperkuat perumusan kebijakan publik berbasis bukti (evidence-based policy).
Hal itu disampaikannya dalam Lokakarya Penulisan Dokumen Rekomendasi Kebijakan (Policy Brief) bagi Jabatan Fungsional Analis Kebijakan di Sentul, Bogor, Selasa (20/5/2024).
“Saat ini, analis kebijakan merupakan jabatan fungsional terbanyak dengan sekitar 9.000 orang tersebar di tingkat provinsi dan kabupaten/kota. Karena itu, komunikasi antaranalis harus ditingkatkan untuk membangun kesamaan persepsi dan sensitivitas terhadap masalah publik,” ujar Yusharto.
Kegiatan yang digelar bekerja sama dengan SKALA (Sinergi dan Kolaborasi untuk Akselerasi Layanan Dasar) Kemitraan Australia-Indonesia ini menekankan pentingnya kolaborasi tidak hanya sebagai sarana pertukaran data, tetapi juga sebagai wadah berbagi perspektif dan memperdalam analisis kebijakan.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Analis kebijakan harus aktif terhubung, baik di pusat maupun daerah, membangun jejaring pemikiran dan empati terhadap masalah publik,” tegasnya.
Yusharto juga mengungkapkan, Kemendagri telah menginisiasi Forum Komunikasi dan Inovasi Kebijakan sebagai wadah pembelajaran bersama guna meningkatkan kapasitas analis dalam merumuskan rekomendasi yang strategis dan aplikatif.
“Kita bekerja dalam ekosistem yang saling terkait. Rekomendasi kebijakan harus bisa diterapkan dengan mempertimbangkan dampak sistemik,” ujarnya.
Ia berharap para analis tidak hanya menghasilkan policy brief yang memenuhi standar teknis, tetapi juga solusi kontekstual yang berdampak nyata.
“Policy brief harus bisa diimplementasikan dan menjawab masalah di lapangan sesuai konteks daerah masing-masing,” pungkas Yusharto.
Lokakarya ini diharapkan memperkuat kapasitas analis kebijakan dalam menyusun rekomendasi berbasis data dan kolaborasi lintas sektor. (ant/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:












Tinggalkan Balasan