Fakfak — Pemerintah Kabupaten Fakfak menyiapkan program pengobatan mata gratis bagi masyarakat dengan menghadirkan 18 dokter spesialis mata dari Jakarta.

Program tersebut ditargetkan menjangkau sedikitnya 300 warga yang mengalami gangguan penglihatan.

Bupati Fakfak Samaun Dahlan mengatakan, selama tahun lalu pemerintah daerah telah membantu ratusan warga menjalani pengobatan mata ke luar daerah. Berdasarkan catatannya, jumlah warga yang dibantu mencapai lebih dari 300 orang.

“Menurut catatan saya, kurang lebih hampir 300 orang yang kita bantu untuk berobat mata ke luar daerah,” kata Samaun dalam sambutannya saat menghadiri acara Halal Bihalal 1447 Hijriah/2026 Masehi keluarga besar Santun Membara di Aula Santo Yosep, Fakfak, Minggu (12/4/2026) malam.

Untuk mengatasi tingginya kebutuhan layanan kesehatan mata, Pemkab Fakfak menghadirkan 18 dokter spesialis mata dari Jakarta yang tergabung dalam organisasi khusus dokter mata.

Mereka dijadwalkan tiba di Fakfak pada 1 Juli 2026 untuk memberikan pelayanan pemeriksaan dan pengobatan mata secara gratis kepada masyarakat.

Samaun meminta Dinas Kesehatan, RSUD Fakfak, serta seluruh Puskesmas mulai melakukan pendataan warga yang mengalami gangguan penglihatan.

Masyarakat juga diminta segera mendaftarkan diri agar jumlah pasien yang ditargetkan dapat terpenuhi.

“Mulai sekarang silakan mendaftar di RSUD atau Puskesmas supaya pada 1 Juli nanti kita sudah siap. Saya diminta paling sedikit harus 300 orang,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut akan melibatkan berbagai organisasi perempuan di Fakfak, seperti PKK, GOW, Dharma Wanita, serta organisasi perempuan lainnya, guna membantu proses pendataan dan pelaksanaan kegiatan.

Menurut Samaun, kehadiran para dokter spesialis tersebut merupakan langkah serius pemerintah daerah dalam menjawab keluhan masyarakat terkait masalah kesehatan mata.

“Dokter yang hadir ini bukan dokter biasa. Mereka dokter-dokter hebat yang memang saya minta datang karena banyak sekali masyarakat kita yang mengeluh tentang masalah mata,” katanya. (st/pr)