Fakfak — Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menegaskan penyediaan air bersih akan menjadi salah satu fokus utama program pembangunan Pemerintah Kabupaten Fakfak pada tahun-tahun mendatang.

Hal tersebut disampaikannya usai menutup Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik di Distrik Fakfak Tengah, Senin (16/3/2026).

Samaun menilai pelaksanaan Musrenbang tahun ini menunjukkan kemajuan karena digelar tepat waktu sesuai agenda perencanaan daerah.

Menurut dia, pada tahun-tahun sebelumnya Musrenbang kerap terlaksana pada pertengahan tahun, bahkan hingga Juni–Juli.

“Artinya, ini menjadi capaian yang baik. Agenda tahunan Musrenbang sudah mulai berjalan normal dan tepat waktu, yang menunjukkan adanya perbaikan kinerja pemerintahan daerah,” ujarnya.

Ia juga mengapresiasi keseriusan masyarakat di tingkat distrik dan kampung dalam mengikuti seluruh rangkaian Musrenbang. Bahkan, kata dia, masyarakat tetap antusias mengikuti kegiatan tersebut dari pagi hingga sore hari meskipun berlangsung di bulan Ramadan.

“Harapan masyarakat sangat tinggi agar aspirasi yang disampaikan hari ini benar-benar bisa dijawab oleh pemerintah daerah,” kata Samaun.

Menurut dia, salah satu persoalan yang paling banyak disampaikan masyarakat dalam forum Musrenbang adalah kebutuhan air bersih. Aspirasi tersebut muncul hampir di setiap wilayah yang dikunjungi pemerintah daerah.

“Di mana-mana dalam Musrenbang selalu muncul persoalan yang sama, yaitu air bersih. Ini akan menjadi catatan penting bagi saya sebagai Bupati untuk mulai memfokuskan program air bersih pada 2026 hingga 2027,” ujarnya.

Samaun menambahkan, selain air bersih, persoalan listrik juga menjadi perhatian pemerintah daerah. Namun, menurut dia, kondisi kelistrikan di Fakfak mulai menunjukkan perbaikan dan diharapkan dapat terselesaikan dalam tahun ini.

Pemerintah daerah, kata Bupati Samaun, tetap akan menjalankan berbagai program pembangunan lainnya secara bertahap. (st/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: