Fakfak – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, mengingatkan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar bertanggung jawab dalam mengelola anggaran dan fokus pada kepentingan masyarakat, bukan kepentingan pribadi atau kelompok.

Hal ini ditegaskan Bupati saat membuka kegiatan Uji Kompetensi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama Tahun 2025 di Gedung Windert Tuare Kabupaten Fakfak, Rabu (7/5/2025).

“Dari hasil evaluasi dan koreksi yang saya lakukan kemarin, saya ingin menegaskan bahwa seorang pimpinan OPD harus berpikir apakah ia bekerja demi masyarakat atau untuk kepentingan lain. Mari kita ubah cara pandang kita dan bekerja dengan sungguh-sungguh,” tegas Bupati Samaun.

Ia juga mengisahkan pengalamannya sebelum menjabat sebagai Bupati.

“Setelah berhenti menjadi pegawai negeri, saya menjadi pengusaha. Dalam sebulan, saya bisa meraup omzet hingga satu miliar rupiah,” ujarnya.

Namun, setelah dilantik menjadi Bupati Fakfak, seluruh aktivitas bisnisnya dihentikan.

“Saya tutup semua transaksi keuangan saya, karena saya tahu, kalau saya terus bertransaksi dalam jumlah besar, akan menimbulkan pertanyaan. Dari mana Bupati dapat uang sebesar itu?” jelasnya.

Bupati Samaun menekankan pentingnya kehati-hatian dalam pengelolaan keuangan daerah.

Ia meminta seluruh pimpinan OPD menjaga integritas dan tidak melakukan hal-hal yang bisa merugikan diri sendiri di kemudian hari.

“Saya ingatkan kepada kita semua, khususnya para pimpinan OPD, agar mempertanggung jawabkan keuangan dengan baik. Jangan sampai kita terjebak dalam kesalahan yang akan menyusahkan diri kita sendiri,” pungkasnya. (st/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: