Fakfak — Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menegaskan belum melakukan mutasi pejabat hingga enam bulan masa jabatannya. Ia ingin memastikan penempatan pegawai sesuai kapasitas kerja dan kebutuhan organisasi, bukan karena pertimbangan politik.

“Hilangkan perbedaan politik. Yang lalu, persoalan politik sudah selesai. Mungkin di Papua Barat, hanya Kabupaten Fakfak yang belum melakukan mutasi. Alasannya sederhana, saya tidak mau salah menempatkan orang dalam posisi dan pekerjaan,” ujar Samaun dalam acara serah terima jabatan Kepala Dinas Sosial Fakfak, di kantor Dinas Sosial, Kamis (7/8/2025).

Samaun menekankan, yang dibutuhkan adalah pegawai yang mampu bekerja dan menerjemahkan instruksi pimpinan dengan baik.

“Saya tidak butuh orang yang hanya pintar berbicara atau beretorika, tetapi tidak pintar melaksanakan tugas. Yang saya butuh adalah orang yang loyal, bekerja dengan baik, dan hasil kerjanya nyata,” tegasnya.

Menurutnya, pegawai yang bekerja diam-diam namun menunjukkan kinerja optimal lebih berharga daripada mereka yang hanya pandai berbicara.

“Kalau pintar, loyal, dan punya kemampuan, itu lebih hebat. Tapi kalau hanya pintar bicara tanpa bukti kerja, saya tidak butuh,” tambahnya. (st/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: