Fakfak – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjaga nilai-nilai budaya lokal yang mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan permasalahan. Ia menegaskan bahwa aksi pemalangan bukanlah bagian dari budaya masyarakat Fakfak.

“Saya selaku Bupati berpesan kepada Bapak-Ibu semua, budaya kita bukan budaya palang-palang,” tegas Samaun Dahlan saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan syukuran dan doa bersama atas terpilihnya Gubernur dan Wakil Gubernur Papua Barat serta Bupati dan Wakil Bupati Fakfak periode 2025–2030, di Gereja GPI Papua Bethel, Fakfak, Rabu (16/7/2025) sore.

Ia juga mengajak para pemuka agama dan masyarakat luas untuk menjadikan dialog sebagai jalan utama dalam menyelesaikan persoalan. “Saya minta tolong para pendeta, para jemaat sekalian yang ada. Kalau ada sesuatu yang kurang berkenan, mari kita duduk dan bicara, jangan lagi palang-palang. Palang-palang bukan budaya orang Fakfak,” ujarnya.

Pernyataan ini disampaikan di hadapan para tokoh agama, jemaat, dan tamu undangan yang hadir dalam suasana penuh sukacita dan harapan akan kepemimpinan yang lebih baik ke depan.

Syukuran ini merupakan bentuk ungkapan syukur atas berjalannya proses demokrasi dan kepercayaan masyarakat terhadap pasangan pemimpin yang baru, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten.

(Reporter/Editor: Salmon Teriraun)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: