Fakfak – Kabupaten Fakfak memiliki potensi besar yang akan berkembang pesat dalam beberapa tahun mendatang. Peluang ini diungkapkan Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, saat memberikan materi kepada mahasiswa baru Politeknik Negeri Fakfak (Polinef) pada kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB), Senin (8/9/2025).
“Adik-adik Polinef punya kesempatan besar untuk memanfaatkan potensi ini. Salah satunya adalah pembangunan pabrik pupuk yang membutuhkan puluhan ribu tenaga kerja,” kata Samaun.
Selain pabrik pupuk, sektor minyak dan gas (migas) juga menjadi perhatian utama. Samaun mengungkapkan, sejak 2021 produksi Blok Samai telah berjalan. Bahkan, ditemukan dua sumur besar minyak dan gas yang disebut sebagai salah satu cadangan terbesar di Asia Tenggara.
“Peluang kerja yang tercipta sangat besar. Saya sudah sampaikan kepada Direktur Polinef agar menyiapkan program studi yang berkaitan langsung dengan industri pupuk dan migas,” ujarnya.
Untuk mendukung hal ini, Pemerintah Kabupaten Fakfak berencana memperluas dan memperpanjang landasan pacu Bandara Siboru agar bisa menarik investasi besar. “Selama ini, aktivitas penerbangan untuk BP dan LNG Tangguh masih terpusat di Sorong. Saya ingin memindahkan aktivitas ini ke Fakfak,” tegas Samaun.
Menurut dia, jika bandara mampu melayani penerbangan langsung bagi karyawan migas, perputaran ekonomi di Fakfak akan meningkat pesat. “Kalau ini terealisasi, bukan hanya Fakfak yang diuntungkan, tapi juga BP dan LNG. Nilainya bisa mencapai ratusan triliun,” pungkasnya. (st/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:





Tinggalkan Balasan