Fakfak – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menegaskan pentingnya pengawasan ketat terhadap ketersediaan dan distribusi obat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Fakfak.

Ia menyampaikan hal itu saat meninjau langsung Gedung Farmasi usai meresmikan sejumlah fasilitas baru di rumah sakit tersebut, Rabu (12/11/2025).

Menurut Bupati, stok obat di Gedung Farmasi RSUD Fakfak dalam kondisi aman dan diperkirakan cukup untuk lima bulan ke depan.

“Kalau saya lihat cadangannya sangat cukup. Ketersediaannya memadai hingga beberapa bulan ke depan,” ujarnya.

Namun demikian, Samaun mengingatkan agar tidak ada pihak yang menyalahgunakan persediaan obat.

Ia menegaskan, hanya petugas berwenang yang boleh mengakses ruang farmasi.

“Yang masuk ke ruangan ini tidak boleh sembarangan orang. Obat yang keluar pun harus sesuai permintaan resmi. Tidak boleh seenaknya,” tegasnya.

Ia juga menyoroti adanya laporan tentang pegawai yang mengambil obat tanpa izin dan meminta praktik seperti itu dihentikan.

 “Obat-obatan ini harus benar-benar digunakan untuk pasien yang membutuhkan,” katanya.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah peresmian Gedung Neonatal Intensive Care Unit (NICU), Gedung Farmasi, Gedung Laundry, serta peluncuran layanan Poli Psikologi.

Bupati juga meninjau Ruang Tumbuh Kembang Anak sebagai bagian dari peningkatan pelayanan kesehatan di RSUD Fakfak.

Reporter/Editor: Salmon Teriraun)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: