Ambon – Kekhawatiran warga Desa Hative Besar, Kota Ambon, akan nasib Mario Sahurila (28), yang sempat dilaporkan hilang di hutan, akhirnya terjawab sudah. Pria muda itu berhasil ditemukan dalam kondisi selamat oleh Tim SAR Gabungan pada Jumat sore (25/4), setelah lebih dari delapan jam pencarian intensif dilakukan.

Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Ambon menerima laporan kehilangan dari pihak Pemerintah Desa Hative Besar sekitar pukul 08.40 WIT. Disebutkan dalam laporan bahwa Mario tidak kembali ke rumah setelah pergi ke hutan untuk mencari sayur sejak Kamis pagi (24/4/2025).

Menanggapi laporan tersebut, Kepala Basarnas Ambon, Muhamad Arafah, langsung mengerahkan Tim SAR Gabungan sekitar pukul 09.00 WIT menuju lokasi yang diduga menjadi titik awal hilangnya korban. Operasi pencarian berlangsung di wilayah yang berjarak sekitar 1,7 kilometer dari Kantor SAR Ambon, dengan arah 24 derajat ke utara.

Tim SAR Gabungan terdiri atas personel Basarnas Ambon, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta masyarakat Desa Hative Besar yang turut membantu secara sukarela.

Setelah menyisir area hutan dengan seksama, tepat pukul 16.05 WIT, korban akhirnya berhasil ditemukan. Mario berada sekitar 2,35 kilometer dari lokasi awal dilaporkan hilang. Ia ditemukan dalam kondisi lemas namun selamat.

“Alhamdulillah, setelah dilakukan pencarian selama delapan jam, korban berhasil ditemukan dalam keadaan selamat namun lemas,” ujar Arafah dalam keterangan persnya.

Usai ditemukan, Mario langsung dievakuasi dan dibawa kembali ke kediamannya untuk mendapatkan perawatan serta diserahkan kepada pihak keluarga yang telah menanti dengan penuh harap.

Dengan ditemukannya korban, Kepala Basarnas Ambon menyatakan Operasi SAR resmi ditutup, serta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat dalam misi kemanusiaan tersebut.

“Terima kasih kepada seluruh personel dan masyarakat yang telah bekerja sama dengan penuh dedikasi,” tutup Arafah. (at/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: