Kaimana – Pemerintah Kabupaten Kaimana memastikan dermaga feri yang telah rampung dibangun sebenarnya sudah memenuhi standar kelaikan operasional dan siap dilabuhi kapal. Namun, hingga kini fasilitas tersebut belum dapat difungsikan lantaran terminal penumpang dan akses jalan menuju kawasan dermaga belum tersedia.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Kaimana, Drs. Daniel I. Batto, menjelaskan bahwa secara teknis dermaga telah layak digunakan. Meski begitu, ketiadaan fasilitas pendukung di sisi darat menjadi hambatan utama dalam membuka layanan penyeberangan.
“Secara kelaikan, dermaga itu sudah bisa dilabuhi kapal feri. Tetapi karena sisi darat terminal dan akses masuk belum ada, maka belum bisa digunakan,” ujarnya di Kaimana, Jumat (28/11/2025).
Daniel menambahkan, pemerintah daerah menargetkan pembangunan terminal penumpang serta akses jalan dapat dimulai tahun ini atau paling lambat pada 2026. Dengan begitu, operasional dermaga diharapkan segera memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
“Kalaupun terminal belum ada, sebenarnya sudah bisa dioperasionalkan. Tapi tetap menunggu kebijakan pusat. Targetnya, awal tahun depan dermaga sudah dapat dipakai,” katanya.
Menurut dia, keberadaan dermaga yang terletak di luar kawasan perkotaan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi baru di wilayah sekitar. Aktivitas perdagangan dan pelayanan publik diproyeksikan tidak lagi terpusat di pusat kota, tetapi menyebar ke daerah lain.
Selain itu, beroperasinya kapal feri diyakini dapat meningkatkan konektivitas antardaerah, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat di sekitar kawasan dermaga.
Saat ini, pengelolaan Dermaga Feri Kaimana telah dialihkan dari pemerintah daerah kepada Kementerian Perhubungan. Langkah tersebut diambil karena biaya pemeliharaan yang cukup besar tidak dapat sepenuhnya ditanggung oleh APBD.
“Pemeliharaan itu tinggi, jadi diserahkan ke kementerian. Kami pun sudah beberapa kali menyurati agar operasional dipercepat,” ujarnya.
Dinas Perhubungan memastikan koordinasi dengan kementerian terkait terus dilakukan, sambil menunggu kesiapan anggaran pusat untuk pembangunan fasilitas sisi darat.
Pemerintah berharap percepatan operasional dermaga feri dapat menghadirkan layanan transportasi laut yang lebih baik, nyaman, dan merata bagi seluruh masyarakat Kaimana. (windes/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:






Tinggalkan Balasan