Fakfak – Sekretaris II Dewan Adat Mbaham Matta, Abner Hegemur, memimpin rapat bersama para wali suku yang tergabung dalam Paguyuban Nusantara, di Sekretariat Dewan Adat Mbaham Matta Kabupaten Fakfak, Sabtu sore (26/4/2025).
Pertemuan ini menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan Konferensi Ke-III Dewan Adat Mbaham Matta yang dijadwalkan berlangsung pada 5 November 2025.
Mengawali arahannya, Abner Hegemur menyampaikan ucapan selamat datang kepada para wali suku yang telah memenuhi undangan. Ia menegaskan pentingnya konferensi kali ini sebagai momen pengambilan keputusan tertinggi bagi Dewan Adat Mbaham Matta, dengan mengusung tema besar “Pemulihan Manusia dan Aset”.
“Bapak-bapak adalah orang-orang pemimpin imam. Konferensi ini membutuhkan pikiran dan pandangan dari para ketua maupun wali-wali suku untuk memperkaya visi lembaga ini,” ujar Abner dalam arahannya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa Dewan Adat Mbaham Matta berkewajiban melibatkan paguyuban-paguyuban dalam persiapan konferensi tersebut. Setelah konsolidasi dengan para wali suku, direncanakan pula pertemuan lanjutan bersama para pemimpin agama di Fakfak.
Abner menegaskan, dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Dewan Adat Mbaham Matta, lembaga ini berfokus pada tiga bidang utama, yakni Bidang Spiritual, Bidang Pemerintahan Adat, dan Bidang Peradilan.
Oleh karena itu, keterlibatan aktif seluruh paguyuban menjadi sangat penting, sesuai dengan ikatan emosional organisasi yang telah ditegaskan dalam Konferensi Kedua tahun 2018 lalu.
Setelah pengarahan, para ketua dan wali suku diberi kesempatan menyampaikan pandangan dan harapan mereka terhadap pelaksanaan konferensi mendatang. Pada prinsipnya, seluruh paguyuban menyatakan dukungan penuh terhadap terselenggaranya Konferensi Ketiga, sekaligus memberikan berbagai masukan konstruktif.
Dalam pertemuan ini, Panitia Konferensi mengungkapkan bahwa ke depan juga akan diadakan rapat-rapat dengan organisasi-organisasi kepemudaan untuk mengumpulkan masukan lebih luas. Mereka menegaskan, Dewan Adat Mbaham Matta tidak hanya menaungi suku asli Mbaham Matta, tetapi juga mengayomi seluruh suku yang ada di Kabupaten Fakfak.
Konferensi Ketiga ini akan berbeda dari sebelumnya. Bila pada konferensi sebelumnya paguyuban hanya hadir sebagai undangan, kali ini mereka diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan dan pengalaman hidup berdampingan dengan masyarakat Mbaham Matta.
Dengan semangat keterbukaan dan inklusivitas, Dewan Adat Mbaham Matta berharap Konferensi Ketiga dapat menjadi tonggak penting bagi penguatan hubungan antar-suku di Fakfak, serta memperkuat peran adat dalam kehidupan masyarakat. (st/pr)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:















Tinggalkan Balasan