Fakfak – Bupati Fakfak, Samaun Dahlan, menilai Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Fakfak gagal menjalankan perannya dalam melindungi petani lokal.

Hal itu ditegaskan setelah Bupati Samaun menemukan banyak sayur-mayur dari luar daerah beredar di Pasar Rakyat Thumburuni, Fakfak, Kamis (25/9/2025).

“Potensi pertanian kita sebenarnya cukup besar. Tapi kenyataannya, sayur-mayur di pasar justru didatangkan dari luar. Kalau seperti ini terus, bagaimana petani kita bisa hidup?” ujar Samaun.

Ia menilai, kondisi tersebut merupakan bentuk lemahnya pengawasan dan pembinaan dari dinas terkait. Karena itu, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Fakfak perlu dievaluasi secara menyeluruh.

“Ini koreksi keras untuk pemerintah daerah, khususnya Dinas Pertanian. Harus benar-benar dievaluasi agar bisa kembali ke fungsi sebenarnya,” tegasnya.

Menurut Samaun, masuknya sayur dari luar daerah seharusnya dibatasi hanya untuk jenis komoditas yang belum mampu diproduksi di Fakfak. Dengan begitu, pasar lebih berpihak pada hasil pertanian lokal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

“Kalau distribusi dari luar terus dibiarkan, sama saja kita mematikan petani sendiri. Dinas Pertanian tidak boleh tinggal diam. Mereka harus hadir, bekerja, dan berpihak pada petani kita,” tandasnya. (st/pr)

Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di: