Kaimana – Setiap tahun, Bidang Keluarga Berencana (KB) pada Dinas Sosial dan Pengendalian Penduduk Kabupaten Kaimana rutin melaksanakan program pelayanan KB gratis bagi masyarakat.
Kegiatan ini digelar sebanyak tiga hingga empat kali dalam setahun, biasanya diselaraskan dengan momentum peringatan Hari Keluarga Nasional atau Hari Kontrasepsi Nasional.
Kepala Bidang KB, Pada Dinas Sosia dan Pengendalian Pendudukan, Siti Afia Wajo, menjelaskan bahwa program ini bertujuan untuk mendukung pemerintah dalam mengendalikan angka kelahiran serta mengatur jarak kelahiran bagi pasangan usia subur di Kaimana.
“Sampai saat ini kegiatan masih berfokus di wilayah kota karena keterbatasan sumber daya manusia (SDM) dan dukungan anggaran. Namun ke depan, kami berencana memperluas cakupan hingga ke distrik-distrik yang sudah memiliki tenaga kebidanan terlatih,” ujar Sitia kepada wartawan.
Ia menegaskan bahwa pemasangan alat kontrasepsi hanya bisa dilakukan oleh tenaga kesehatan yang telah memiliki keahlian khusus.
“Ini tidak bisa dilakukan sembarangan, harus oleh tenaga yang bersertifikasi. Saat ini, sebagian besar tenaga terlatih kita masih bertugas di wilayah kota, sementara di distrik baru ada di Teluk Etna dan Kambrauw,” jelasnya.
“Dukungan anggaran dan SDM aparatur menjadi kencdala bagi bidang Keluarga Berencadalian Penduduk di Kabupatyen Kaimana menjelaskan beberapa program kegiatan dalam tupoksi bidang KB,” ujar kepala Bidang KB, Pada Dinas Sosia dan Pengendalian Pendudukan, Siti Afia Wajo,
Terkait kendala anggaran, Sitia mengungkapkan, pihaknya sangat berharap adanya dukungan tambahan dari pemerintah provinsi, mengingat anggaran kabupaten yang terbatas.
“Karena keterbatasan itu, kita biasanya menyesuaikan program dengan kegiatan yang sudah dirancang oleh provinsi,” tambahnya.
Adanya dukungan penuh dari berbagai pihak, diharapkan program KB gratis ini dapat terus ditingkatkan dan menjangkau seluruh lapisan masyarakat hingga ke wilayah-wilayah pelosok di Kabupaten Kaimana. (wind/pr)












Tinggalkan Balasan