Fakfak – Direktur RSUD Fakfak, Farid Fauzan Mahubessy, S.Kep., M.A.R.S, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur kepada Pemerintah Kabupaten Fakfak atas dukungan penuh dalam pembangunan berbagai fasilitas kesehatan baru di lingkungan RSUD Fakfak.
Ia menilai dukungan tersebut menjadi bukti nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
“Pembangunan fasilitas kesehatan ini bukan hanya bentuk investasi fisik, tetapi juga wujud perhatian pemerintah terhadap peningkatan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat Fakfak,” ujar Farid dalam sambutannya pada acara peresmian Gedung Neonatal Intensive Care Unit (NICU), Gedung Farmasi, dan Gedung Laundry, serta peluncuran Pelayanan NICU dan Poli Psikologi, Rabu (12/11/2025).
Farid menjelaskan, keberadaan Gedung NICU akan memberikan pelayanan intensif terbaik bagi bayi baru lahir yang membutuhkan penanganan khusus. Dengan fasilitas ini, RSUD Fakfak diharapkan mampu menekan angka kematian bayi dan meningkatkan angka harapan hidup di wilayah Papua Barat.
Selain itu, pembangunan Gedung Farmasi dan Gedung Laundry dinilai penting untuk memperkuat sistem pelayanan yang efisien dan profesional. “Kedua fasilitas ini memperkuat sistem layanan yang terintegrasi, mulai dari distribusi obat hingga kebersihan rumah sakit, sehingga kualitas pelayanan dapat terus meningkat,” jelasnya.
Farid juga mengumumkan peluncuran Poli Psikologi, yang menjadi layanan psikologi pertama di Provinsi Papua Barat. Poli ini menyediakan konsultasi dan terapi bagi masyarakat, termasuk anak-anak berkebutuhan khusus. Menariknya, seluruh layanan ini ditanggung oleh Program Pelayanan Kesehatan Gratis (PKG) Pemerintah Daerah Papua Barat.
“Sejak April hingga September 2025, sebanyak 904 pasien telah mendapatkan layanan melalui program PKG. Kami berharap dengan hadirnya Poli Psikologi, masyarakat Fakfak dapat lebih mudah mengakses layanan kesehatan mental tanpa terkendala biaya,” ujarnya.
Ia menambahkan, RSUD Fakfak kini mampu memberikan intervensi awal atau penanganan dasar bagi pasien dengan gangguan psikologis. Sementara itu, kasus yang memerlukan perawatan lanjutan akan dirujuk ke dokter psikiater atau tenaga medis spesialis lainnya.
“Kami berharap dukungan anggaran ke depan, termasuk insentif bagi dokter spesialis dan psikiater, agar layanan ini terus berkembang,” tambahnya.
Farid menegaskan, pembangunan fasilitas baru di RSUD Fakfak merupakan bagian dari upaya jangka panjang untuk menjadikan rumah sakit tersebut sebagai pusat layanan kesehatan modern dan terpercaya di Papua Barat.
Reporter/Editor: Salmon Teriraun)
Dapatkan berita terupdate dari PrimaRakyat.Com di:






Tinggalkan Balasan